news
LIGA INGGRIS
Harga Gila Halangi Christian Eriksen ke Madrid atau MU
05 June 2019 21:17 WIB
berita
Christian Eriksen ingin mencoba sesuatu yang baru
LONDON - Christian Eriksen butuh tantangan baru. Dia ingin cabut dari Tottenham Hotspur. Real Madrid atau Manchester United jadi pilihannya.

"Saya merasa berada di tempat di mana saya ingin mencoba sesuatu yang baru," kata Eriksen. 




Baca Juga :
- Pemain Madrid Lega Mourinho Kembali ke Liga Inggris
- Tottenham: Allegri No, Mourinho Yes!




Dia menegaskan ingin meninggalkan Tottenham musim panas ini di tengah minat Real Madrid dan Manchester United. Playmaker Denmark akan memasuki tahun terakhir kontraknya.  Eriksen telah menghabiskan enam tahun bersama Spurs. Dia merasa waktunya sudah cukup untuk berganti kostum.

Real Madrid tertarik pada pemain berusia 27 tahun itu. Tetapi telah dihalang-halangi dengan harga yang diminta. Ketua Spurs Daniel Levy memberi banderol gila, 130 juta poundsterling atau sekitar Rp 2,3 triliun.


Baca Juga :
- Tottenham Kejar Mourinho, Calon Kuat Pengganti Pochettino
- MU Ditolak, Madrid dan Barcelona Bidik Pemain yang Sama Milik Inter


Manchester United juga menyatakan minatnya untuk mendatangkan Eriksen. Gelandang Denmark itu menambahkan jika tidak ada tawaran yang lebih baik tiba ia masih bisa melihat tahun terakhirnya di Spurs.

Spurs tidak mampu mengikat Eriksen ke kesepakatan baru. Pemain berusia 27 tahun itu merasa sudah saatnya untuk pindah setelah enam musim di London utara.

“Saya memiliki rasa hormat yang paling liar dan terdalam untuk semua yang telah terjadi di Tottenham. Tetapi saya juga mengatakan bahwa saya ingin mencoba sesuatu yang baru."

Real Madrid tertarik pada Eriksen sebagai bagian dari pembangunan kembali musim panas besar mereka.  Pun dengan MU yang kehilangan tiket Liga Champions musim depan. 

Tapi, menurut Eriksen semua tergantung Levy. Dia mengatakan kepada Ekstra Bladet: "Semua orang menginginkan yang terbaik jika itu terjadi sesegera mungkin, tetapi dalam sepak bola membutuhkan waktu. Anda tidak dapat menetapkan tanggal sendiri. Tapi, tergantung pada Daniel Levy. Dan klub lain harus datang," ujarnya.

“Tidak banyak poin yang tidak bisa dipenuhi Tottenham. Jika saya harus pergi, maka mudah-mudahan itu akan menjadi langkah maju."

loading...
news
Penulis
Suryansyah
news
news