news
LIGA CHAMPIONS
Jadi Pemain Terbaik di Final, Ini Komentar Van Dijk
02 June 2019 13:55 WIB
berita
Virgil van Dijk dinobatkan sebagai Man of the Match pada final Liga Champions 2018/19. (Foto: UEFA.com)
MADRID – Virgil van Dijk dinobatkan sebagai Man of the Match (MotM) pada final Liga Champions 2018/19. Tepatnya, saat Liverpool mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0 yang berlangsung di Estadio Metropolitano, Sabtu (1/6).

Bagi Van Dijk,  gelar pemain terbaik ini sangat istimewa. Wajar saja mengingat posisinya bukan sebagai striker atau gelandang.




Baca Juga :
- Casillas Bilang Ronaldo Tidak Layak Menangkan Ballon d'Or 2019, Pemain Ini Lebih Pantas
- Belanda Segera Hapus Periode Kelam




Melainkan, bek yang beroperasi di belakang. Namun, itu membuktikan kinerjanya dan barisan pertahanan Liverpool mampu mengemban tugas dengan baik agar gawang tetap perawan.

“Anda selalu menyaksikan pertandingan ini di TV. Biasanya, Anda melihat legenda mengangkat trofi ini. Kami banga bisa menjuarainya,” kata Van Dijk kepada UEFA.


Baca Juga :
- Sterling Balas Fan yang Mencemooh Joe Gomez
- Tite Bingung Bagaimana Dongkrak Performa Firmino


“Kami ingin menulis sejarah. Terutama pada tim ini Kami telah berlatih sepanjang musim, hari demi hari. Jelas, sulit untuk tidak menang di liga (Liga Primer Inggris 2018/19). Namun, kami bisa mendapatkan kesempatan juara Liga Champions Ini sesuatu yang berbeda.”

Pernyataan pemain 27 tahun ini beralasan. Liverpool secara tragis gagal menjuarai Liga Primer akibat selisih poin yang tipis.

Mereka mengoleksi 97 poin dari 38 pertandingan. Alias, hanya satu angka di bawah Manchester City yang mengemas 98 poin.

“Ini trofi yang indah. Tahun lalu sangat sulit dan untuk dapat mengangkatnya saat ini sangat istimewa,” Van Dijk mengomentari kekalahan Liverpool 1-3 dari Real Madrid pada final Liga Champions 2017/18.

“Saya sangat bangga dengan tim. Semua yang terlibat bersama Liverpool. Semua orang ini telah jadi bagian dari keseuskan ini.”

Total, Liverpool sudah mengoleksi enam gelar di Liga Champions. Catatan itu hanya di bawah Madrid dengan 13 kali dan AC Milan (tujuh kali).***

loading...
news
Penulis
Choirul Huda
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
news
news