TOP OPINI FOOTBALL
Rangkap Jabatan di PSSI, LIB, dan Klub Bikin Subur Keributan Suporter
29 May 2019 08:30 WIB
berita
PAGUYUBAN Suporter Timnas Indonesia (PSTI) melalui ketuanya, Ignatius Indro, menyoroti rangkap jabatan yang ada di Exco PSSI dan PT LIB, sebagai operator kompetisi. Rangkap jabatan itu seperti dijalani Dirk Soplanit yang merupakan Direktur Utama LIB, tetapi juga Anggota Exco PSSI.

Belum lagi Exco PSSI yang juga punya jabatan di klub. Ada yang punya saham mayoritas, sampai menjadi pengurus. Hal ini dipandang bisa menyebabkan konflik kepentingan.


Baca Juga :
- Sistem Latihan yang Membuat Bali United Torehkan Sejumlah Rekor
- Digandeng Iwan Bule Jadi Bakal Calon Waketum PSSI, Ini Alasan Cucu Sumantri




Ujungnya suporter bakal mudah tersulut, karena curiga dengan potensi konflik kepentingan tersebut. Sehingga apa yang dikhawatirkan, yaitu kerusuhan suporter, lebih sering terjadi.

"Kalau ada konflik kepentingan, sulit berharap pertandingan akan fair. Itulah yang bikin suporter muak dengan PSSI," kata Ignatius Indro.


Baca Juga :
- Iwan Bule Bicarakan Alasan Ingin jadi Ketua Hingga Bangkitkan Sepak Bola Putri
- Jadwal Pertandingan Liga 1 2019, Jumat-Minggu 23-25 Agustus


Lagipula katanya rangkap jabatan, jelas bertentangan dengan Statuta PSSI. Tepatnya Pasal 19 ayat 3. Pasal tersebut menyatakan: "Dalam keadaan apa pun, tidak ada pribadi kodrati atau badan hukum (termasuk induk perusahaan dan anak perusahaan) yang dapat mengontrol lebih dari satu klub atau lembaga terafiliasi, yang keberlangsungannya dapat mengganggu integritas pertandingan atau kompetisi sepak bola.”

Rangkap jabatan ini juga bertentangan dengan Statuta FIFA Pasal 18 ayat 2. Isinya melarang petinggi federasi atau operator liga merangkap jabatan di klub. Sebab berpotensi menimbulkan konflik kepentingan seperti pengaturan skor atau match fixing.

Saat ini suporter kerap menjadi korban dari rangkap jabatan yang ada di PSSI maupun LIB. Salah satunya adalah kecurigaan mengenai salah satu tim menjadi anak emas. Efeknya kerap terjadi perang di media sosial, bahkan merembet di lapangan.*Ari DP

news
Penulis
Ari DP
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.
news