news
UMUM
Turunkan Pelapis, Taekwondo Bidik 4 Emas di SEA Games 2019
28 May 2019 17:32 WIB
berita
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Taekwondo Indonesia Thamrin Marzuki foto bersama dengan pengurus periode 2019-2023 dan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Tono Suratman. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)
JAKARTA - SEA Games 2019 tinggal menghitung bulan. Sejumlah cabang olahraga (cabor) sejak awal tahun sudah melakukan berbagai persiapan.

Termasuk, Pengurus Besar Persatuan Taekwondo Indonesia (PB PBTI) demi menatap dua event akbar. Yaitu, SEA Games 2019 yang berlangsung pada 30 November hingga 11 November mendatang diikuti Olimpiade 2020 (24 Juli-9 Agustus).




Baca Juga :
- Kabar Baik dari Zahra Muzdalifah, Timnas Putri Siap hadapi Sri Lanka Buka-Tutup
- Beto Bergabung, Timnas U-23 Jalani Latihan Perdana di I Wayan Dipta




Demikian ditegaskan Ketua PBTI Letjen TNI (Purn) H.M. Thamrin Marzuki usai pelantikan pengurus periode 2019-2023. Menurutnya, prioritas taekwondo pada Olimpiade 2020, tapi SEA Games 2019 tetap akan dibidik.

"Target jangka panjang Olimpiade 2020. Itu mengapa, kami akan genjot untuk lakukan pemusatan latihan," kata Marzuki usai pelantikan pengurus 2019-2023 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (28/5).


Baca Juga :
- Pelatnas Sambo Butuh Perhatian Khusus Menpora 
- TC dan Try Out di Ceko, Daarul Quthni: Matangkan Permainan  


"Di sisi lain, SEA Games merupakan event akbar yang diikuti Indonesia. Kami mengirimkan mayoritas atlet pelapis. Tujuannya, untuk lebih siap pada Olimpiade mendatang. Untuk target? Empat emas."

Pernyataan tersebut beralasan. Pasalnya, taekwondo merupakan cabor andalan Indonesia pada berbagai event akbar.

Misalnya, Asian Games 2018 dengan meraih satu emas lewat Defia Rosmaniar. Sementara, pada SEA Games 2017 di Malaysia dengan dua emas.

"Banyak prestasi dunia yang telah ditorehkan pengurus PBTI sebelumnya. Ini jadi kewajinan saya dan pengurus anyar untuk melanjutkan prestasi tersebut. Paling dekat di Manila (SEA Games 2019)," Marzuki, menambahkan.

Pergantian kepengurusan dari Marciano Norman kepada Marzuki disambut antusias Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tono Suratman. 

"Harapan kami, taekwondo Indonesia bisa lebih baik. Kami optimistis, di bawah kepemimpinan pak Marzuki yang menggantikan pak Norman akan melanjutkan prestasi cabor ini," ujar Tono, semrimgah.***

loading...
news
Penulis
Choirul Huda
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
news
news