news
UMUM
Resmi Dilantik KONI, Edie Toet Ingin Perbaiki Citra BAORI
28 May 2019 13:30 WIB
berita
Edie Toet H (kiri) dan Tono Suratman (Dok. KONI Pusat)
JAKARTA – Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (BAORI) akhirnya resmi memiliki pemimpin baru, seiring dilantiknya Edie Toet Hendratno oleh Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Senin (27/5).

Beberapa waktu lalu, Sudirman diberhentikan dan digantikan oleh Amir Karyatin sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Sudirman didepak lantaran dianggap tak netral karena di saat bersamaan juga menjabat Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI).




Baca Juga :
- Filipina Gondol Emas dari Cabor Esports SEA Games 2019, Nomor Mobile Legends!
- Kontingen Indonesia Lewati Target Minimum, Begini Komentar Sesmenpora




Kepada wartawan usai pelantikan, Edie menuturkan ada beberapa tugas yang harus segera dilakukan, salah satunya adalah meningkatkan citra BAORI. Menurutnya, saat ini, persepsi insan olahraga di Tanah Air terhadap BAORI mengalami penurunan.

“Semua pihak harus mempercayai BAORI sebab badan inilah yang bisa memutuskan sengketa-sengketa dalam olahraga Indonesia. Kalau kepercayaan terhadap BAORI tidak ada, bagaimana sebuah kasus dapat terselesaikan,” ujar Edie.


Baca Juga :
- Target Awal Terlewati, Harry Warganegara: Kita Coba Kejar Misi Akhir
- Update Perolehan Sementara Medali SEA Games 2019: Indonesia Naik ke Peringkat Ketiga


Dalam kepengurusannya ini, Edie pun berharap BAORI memiliki ruang sidang baru karena tempat yang ada saat ini, tepatnya di Lantai 11 Gedung KONI Pusat, tidak representatif. Ruang sidang yang ada dianggap tak sesuai regulasi arbitrase internasional.

“Kita semua tahu, terkadang yang berperkara di BAORI diikuti banyak orang, Kalau memakai ruang sidang yang ada sekarang pasti tidak muat. Tapi, soal tempat baru, saya serahkan semuanya kepada KONI Pusat,” Edie menambahkan.

Edie sejatinya bukan orang baru dalam dunia arbitrase di Indonesia karena merupakan salah satu pengurus Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) sejak 2017. Selain itu, Edie juga akademisi hukum yang memiliki karier cemerlang.

Saat ini, dirinya menjabat sebagai Guru Besar Fakultas Hukum di Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Pancasila. Edie pun mengaku senang bisa memimpin BAORI. Sekedar informasi, Edie terpilih dalam Rapat Kerja Nasional KONI, April lalu.

Edie pun mengaku siap menjalankan amanah yang dibebankan kepadanya. “Sampai sekarang, saya belum mendapat laporan ada berapa kasus yang harus saya tangani dalam waktu dekat. Intinya, saya siap bekerja di sini,” Edie menegaskan.

Tono membenarkan, terpilihnya Edie sebagai Ketua BAORI yang baru merupakan amanat Rakernas KONI Pusat. Ia pun berharap, ke depan, segala sengketa yang terjadi dalam dunia olahraga nasional, dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya.

“Kami bersyukur karena sekarang, Ketua, Wakil Ketua, dan anggota BAORI periode 2019-2023, resmi dilantik. Ini merupakan amanat Rakernas yang akhirnya bisa kami penuhi. Bertepatan dengan Ramadan yang juga penuh berkah,” Tono mengungkapkan.

Ke depan, BAORI harus mampu menyelesaikan segala perselisihan yang mungkin terjadi dalam bidang olahraga. “Tugas yang diemban BAORI ini tidak ringan sebab mereka harus memutuskan sengketa dengan seadil-adilnya,” ia menambahkan.

Tono menyadari, jajaran pengurus BAORI juga memiliki pekerjaan lain. Namun, mereka harus bisa menyisihkan waktu demi kelangsungan organisasi. Tono pun berharap, marwah dan citra positif BAORI harus bisa dikembalikan.

“Saya yakin, dengan bekal pengalaman kepemimpinan, serta manajerial, yang dimiliki oleh Pak Edie dan para anggota BAORI. Mereka akan bisa mengemban tugas ini dengan sebaik-baiknya,” Tono menuturkan.*KRISNA C. DHANESWARA 

 

loading...
L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati
news
news