MOTOGP
Rins Kurang Nyaman Pengereman Suzuki GSX-RR
24 May 2019 15:03 WIB
berita
Alex Rins (IST)
LE MANS – Alex Rins ingin tim memperbaiki kinerja GSX-RR, seiring kesulitan yang dirasakan pada putaran kelima MotoGP 2019 di Sirkuit Le Mans, Prancis, Minggu (19/5). Pembalap Suzuki Ecstar itu hanya mampu finis ke-10 atau jauh menurun dibandingkan dengan lomba-lomba sebelumnya.

Tak hanya saat lomba, ia bahkan kesulitan ketika melakoni kualifikasi hingga harus start di posisi ke-19. “Saya memulai lomba dengan fokus dan berharap hal baik akan datang. Tapi,  masalah yang ada kurang lebih serupa seperti saat latihan bebas. Kami lambat pada tikungan-tikungan awal,” katanya seperti dilansir Motorsport.com.


Baca Juga :
- MotoGP Gelar Uji Coba di Sirkuit KymiRing, Sirkuit MotoGP Finlandia 2020
- Juara MotoGP Austria 2019, Prospek Besar Andrea Dovizioso




Pria asal Spanyol itu menyadari, GSX-RR memiliki kelemahan di tikungan berkecepatan rendah. Rins pun kurang nyaman ketika harus melakukan pengereman keras karena ban depan tak memiliki keseimbangan tepat. Oleh karena itu, tim harus segera memperbaiki jika ingin menjaga peluang meraih gelar juara dunia, musim ini.

“Masalah kami cukup aneh karena tahun lalu juga merasakan hal sama. Kurang lebih,  perilaku motor tahun lalu dan sekarang, serupa. Untuk musim depan kami harus mencoba beberapa perubahan. Kami harus melakukan itu karena motor saat ini tidak jauh berbeda,” kata pembalap 27 tahun tersebut soal kondisi terkini motor.


Baca Juga :
- Hasil MotoGP Austria 2019, Dovizio Heroik, Marquez Podium Kedua, Rossi Keempat
- Lap Terakhir, Tikungan Terakhir, Dovizioso Libas Marquez, Juara MotoGP Austria 2019


Karakter Sirkuit Le Mans yang menerapkan stop and go diakui Rins jadi salah satu faktor yang menyulitkan. “Masalah pada motor lebih terasa di trek ini ketimbang trek lain. Mungkin karena suhu trek yang rendah atau desain tikungannya, saya tidak tahu. Tapi yang pasti, kami harus berjuang keras di sini,” Rins menambahkan.

Saat ini, Rins tertinggal 20 angka dari Marc Marquez yang memimpin klasemen dengan 95 poin. Namun, ia mengaku senang karena bisa mempertahankan jarak setelah melewati lomba yang cukup sulit. Rins pun berharap dapat membayar kekecewaan tersebut pada balapan berikutnya di Sirkuit Mugello, Italia, 2 Juni mendatang.

“Kami mendapat enam poin pada putaran lalu, di trek yang kondisinya tak cukup baik untuk Suzuki. Kami sangat mudah jatuh di sana dan seperti yang Anda lihat, ada banyak insiden di Moto3 dan Moto2. Begitu pun MotoGP. Jadi, saya cukup beruntung finis 10 besar tapi kami harus bekerja keras di lomba sisa,” Rins menuturkan.

Banyak Faktor

Prinsipal Suzuki Davide Brivio juga sependapat bahwa GP Prancis jadi salah satu yang tersulit bagi tim. Selain karakter trek yang kurang cocok dengan GSX-RR, kondisi cuaca yang terlalu dingin jadi faktor mengapa mereka sulit mendapat setelan terbaik. Namun, ia senang karena setidaknya masih ada hal positif dari lomba itu.

“Itu merupakan akhir pekan yang sulit tapi kami berhasil mendapatkan beberapa poin. Itu membuat kami tetap bertahan di tiga besar klasemen pembalap. Kami juga terkejut karena Alex mampu untuk finis 10 besar. Kami akan berusaha menjaga tren positif ini untuk menghadapi lomba-lomba berikutnya,” Brivio mengatakan.

Soal rekan setim Rins, Joan Mir, Brivio menuturkan apa yang menimpanya merupakan kekhawatiran tim. “Joan memiliki momen sulit karena dia harus memulai lomba dari pit lane setelah terjatuh di sesi warm up. Terkadang, perlombaan memang tak berjalan sesuai harapan dan itu normal,” kata Brivio.*MUHAMAD FADLI RAMADAN 

L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati
news