LIGA 1
Jelang hadapi PSM, Perseru Badak Lampung Perkuat Sektor Ini
23 May 2019 11:26 WIB
berita
Pelatih Perseru Badak Lampung Jan Saragih memberi arahan kepada pemain dalam latihan - Foto TopSkor/Sri Nugroho
LAMPUNG - Perseru Badak Lampung FC (PBLFC) akan menghadapi laga sulit pada pertandingan kedua Liga 1 2019. Pasukan Jan Saragih ini harus bertamu ke markas PSM Makassar di Stadion Andi Mattalata, Jumat (24/5).

Banyak evaluasi yang harus dilakukan Jan Saragih usai menelan kekalahan telak 0-3 di laga pertama melawan PS Tira Persikabo, Sabtu (18/5) lalu. Jan mengatakan bahwa permainan anak asuhnya dalam laga pertama tidaklah buruk, melainkan banyak membuang kesempatan emas.


Baca Juga :
- Persela Andalkan Rafinha, Arema Lupakan Mimpi Buruk di Lamongan
- Pemain Muda PSM Menjawab Kepercayaan, Tirakabo Disikat 2-0




“Kami hanya perlu lebih fokus lagi dalam bertanding. Laga pertama kemarin meskipun kalah kami bukan tanpa perlawanan, banyak peluang yang didapat namun tidak ada hasil yang diperoleh,” ujar mantan asisten pelatih Persija itu.

Namun, Jan mengaku PSM adalah tim yang kuat. Buktinya tahun lalu bersama Persija, tim Juku Eja, julukan PSM, saling mengejar angka hingga akhir laga untuk penentuan juara. Oleh karena itu, tim berjulukan Laskar Saburai itu harus menyiapkan diri dengan matang, jika tidak ingin tetap berada di zona degradasi. 


Baca Juga :
- Cula Badak Akhirnya Makan Korban di Lampung
- Update Klasemen Liga 1 2019, Kamis Malam


PSM sendiri kini sedang dalam performa terbaiknya. Rizky Pellu dan kawan-kawan sejak akhir April hingga saat ini belum terkalahkan. Tercatat mereka sudah melewati empat pertandingan dengan kemenangan yaitu di Piala AFC melawan Home United dan Lao Toyota, di Piala Indonesia menghadapi Bhayangkara, dan yang terakhir menang 1-0 di laga perdana Liga 1 2010 melawan Semen Padang, Senin (20/5) kemarin.

Namun, Jan menegaskan prestasi lawan tak boleh mengganggu mental pemain. Mereka hanya akan fokus untuk latihan agar penampilan pada laga kedua nanti bisa lebih baik lagi. “Kami sadari PSM salah satu tim kuat, musim lalu menjadi runner-up Liga 1, tetapi saya selalu tekankan kepada pemain bahwa tidak ada tim yang tidak bisa dikalahkan. Para pemain juga saya rasa termotivasi akan hal itu untuk berjuang mendapatkan poin pertama di laga nanti,” kata Jan.

Mengenai komposisi pemain, Jan mengaku tidak akan banyak melakukan perubahan. Hanya saja pemain yang nanti bermain tentu pemain yang terbaik dalam latihan. “Ini hanya masalah waktu, memang tim kami tidak banyak pemain bintang tetapi saya yakin mereka akan terus berkembang,” ujar Jan.

“Jadi intinya pertandingan besok melawan PSM tidak akan menjadi kendala. Semua pemain siap, kondisi mereka juga baik. Kami akan tetap berusaha semaksimal mungkin untuk memenangkan pertandingan,” ucap Jan.

Jan juga mengatakan sudah memberikan evaluasi kepada para pemainnya dalam latihan kemarin. Dalam pertandingan pertama melawan Bhayangkara bisa terlihat masalah utama PBLFC mengenai konsistensi dalam bermain serta penyelesaian akhir yang kerap terbuang sia-sia.

“Ya selain kami mengembalikan kondisi pemain dari Bogor kemarin, hari ini (kemarin) ada beberapa elemen juga yang kami perbaiki di latihan. Tentu evaluasi dari pertandingan pertama lalu, seperti pola serangan dan transisi bertahan. Saya berharap mereka bisa bermain lepas dan tidak terbebani dengan status tim lawan,” kata Jan.

Tiga laga away berturut-turut  yang dilakoni PBLFC di awal musim memang cukup berat. Usai kalah 0-3 dari PS Tira Persikabo, PBLFC harus tandang ke PSM (24/5), dan selanjutnya menghadapi tuan rumah Kalteng Putra (28/5). Diprediksi Laskar Saburai baru meraih poin perdananya saat bermain di kandang menjamu PSIS usai Lebaran atau 14 Juni mendatang.* Nizar Galang Gandhimar

 

 

R
Penulis
Rizki Haerullah
news