LIGA INTERNASIONAL
Gebrakan UEFA
22 May 2019 11:24 WIB
berita
Penyerang Liverpool Sadio Mane (tengah) melepaskan tembakan ke gawang Tottenham dalam laga Liga Primer. Kedua tim akan bertemu pada final Liga Champions di Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, 1 Juni nanti.
MADRID - Banyak upaya yang dilakukan UEFA untuk meningkatkan kualitas dan popularitas Liga Champions. Salah satunya adalah mengubah beberapa aturan permainan. Mulai musim 2019/20 akan ada sembilan aturan baru yang akan diberlakukan di kompetisi elite Eropa tersebut.

Perubahan ini diputuskan oleh Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) sebagai badan yang berwenang membuat aturan permainan, dalam rapat umum tahunan di Aberdeen pada 2 Maret silam. Seperti diketahui, IFAB beranggotakan empat asosiasi sepak bola Home Nation atau Britania Raya yaitu Inggris (FA), Skotlandia (SFA), Wales (FAW), dan Irlandia Utara (IFA) plus empat perwakilan FIFA.


Baca Juga :
- Jadwal Liga Inggris Pekan 6, Sabtu-Minggu 21-22 September 2019
- Update Klasemen Liga Europa 2019/2020, Jumat Dini Hari WIB




Tujuan utama dari perubahan aturan permainan ini adalah untuk mempercepat jalannya pertandingan sekaligus meminimalkan kontroversi. Satu dari sembilan aturan baru yang diberlakukan IFAB akan mulai diterapkan pada final Liga Champions dan Liga Europa musim ini.

Aturan tersebut adalah tentang jumlah pemain yang boleh dicantumkan dalam daftar pemain pada setiap pertandingan. Jika sebelumnya sebuah tim hanya diperbolehkan mendaftarkan 18 pemain, kali ini mereka bisa mencantumkan 23 pemain. Artinya, setiap tim bakal memiliki hingga 12 pemain yang duduk di bangku cadangan.


Baca Juga :
- Hasil Liga Europa Matchday Pertama, Jumat Dini Hari WIB
- Leicester Penasaran Selalu Kalah di Tiga Duel Terakhir melawan Spurs


Meski begitu, hanya tiga pergantian pemain yang boleh dilakukan oleh setiap tim dalam waktu normal 90 menit. Para pelatih baru akan diperbolehkan melakukan pergantian pemain keempat jika pertandingan dilanjutkan dengan babak tambahan.

Penambahan jumlah pemain cadangan ini menjadi kabar gembira bagi semua tim. Khususnya, bagi Tottenham Hotspur dan Liverpool FC yang akan bertarung dalam final Liga Champions di Wanda Metroplitano, Madrid, Spanyol, pada 1 Juni mendatang. Juga bagi Chelsea FC dan Arsenal FC yang akan saling berhadapan dalam final Liga Europa di Stadion Olimpiade, Baku pada 29 Mei.

Tapi, sebagian besar pengamat menilai Liverpool menjadi tim yang paling diuntungkan oleh penambahan jumlah cadangan ini. Pasalnya, The Reds memiliki skuat yang lebih dalam dibanding Tottenham. Pelatih Juergen Klopp bisa mempersiapkan Xherdan Shaqiri, Alex Oxlade-Chamberlain, James Milner, dan Divock Origi. Para pemain ini bisa sangat kreatif saat dimasukkan sebagai pengganti.

Dengan daftar 12 pemain cadangan, setiap tim bisa mempersiapkan satu pengganti untuk masing-masing pemain yang tampil sebagai starter di lapangan. Kondisi ini bakal memudakan pelatih untuk mengganti pemain pada posisi tertentu jika dia tiba-tiba harus ditarik keluar karena cedera. 

Penambahan jumlah cadangan dari tujuh menjadi 12 pemain mungkin bukan sebuah perubahan aturan yang signifikan. Tapi, dengan memiliki lebih banyak opsi di bangku cadangan, seorang pelatih bakal lebih mudah mengatur strategi. Apalagi, dalam sebuah laga tunggal (one-off game) seperti final Liga Champions atau Liga Europa, seorang pemain yang baru masuk dengan kondisi lebih segar bisa jadi pembeda di saat-saat krusial.

Tapi, Klopp menilai perubahan aturan permainan itu tidak akan menguntungkan atau merugikan Liverpool. “Ini final, Anda harus siap menghadapi lawan,” kata Klopp. “Kita harus melihat kekuatan dan kelemahan mereka. Itulah yang harus kami lakukan. Jadi, final ini tidak akan berbeda dengan final-final lainnya.”

Dari segi materi, Tottenham tidak sekomplet Liverpool yang kualitas hampir semua pemain cadangannya setara dengan para starter. Meski begitu, Klopp menampik anggapan yang menyebut The Reds dijamin kembali mengalahkan Spurs seperti dalam kedua pertemuan di Liga Primer musim ini.***RIJAL ALFURQON DARI BERBAGAI SUMBER

T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news