LIGA 1
Ditolak Persija, Disisihkan Rene di PSM, Kini Jadi Andalan Persib
22 Mei 2019 09:25 WIB
berita
Gozali Siregar jadi pemain andalan Persib untuk sisi sayap - TopSkor/Ady Sesotya
BANDUNG – Laga perdana Persib dalam kompetisi Liga 1 2019 memang milik Artur Gevorkyan. Pendatang baru itu sukses menggelontorkan dua gol ke gawang Persipura, pada laga debutnya bersama Maung Bandung, julukan Persib. Nama Gevorkyan pun kontan melambung tinggi.

Tapi, tidak adil jika hanya Gevorkyan yang jadi bintang Pangeran Biru. Dalam laga klasik tersebut, ada satu nama yang pantas diapungkan: Ghozali Siregar. Kontribusinya buat Jagoan Bandung benar-benar jempolan. Dari gedorannya, lini perrahanan Mutiara Hitam terbuka. Gol kedua Artur adalah assist jitu Ghozali.


Baca Juga :
- Jadwal Persib Vs Madura United Berpotensi Diundur
- Bambang Pamungkas Ungkap Masalah Mendasar di Sepak Bola Indonesia




“Tentu saya bersyukur Persib bisa mengawali kompetisi dengan kemenangan. Karena kemenangan di manapun sangat penting. Bisa menjadi pembuka jalan untuk meraih prestasi terbaik,” kata Ghozali kepada TopSkor. Laga awal ini membuatnya semakin termotivasi memberi kontribusi.

Dikontrak dua musim, Ghozo, sapaannya, selalu tampil mangprang (hebat) dalam setiap laga wajib Pangeran Biru. Dia selalu memaksimalkan kemampuan teknisnya. Dia tidak ingin hanya jadi pelengkap. Harus jadi pembeda ketika pelatih mempercayakannya tampil di sayap serang Maung Bandung.


Baca Juga :
- Main Cantik, tapi Persija Dipermalukan Anak-anak Muda
- INFOGRAFIS: Hasil Latihan Keras dan Uji Coba Persib


“Kepercayaan manajemen memberi kontrak dua musim membuat saya makin tertantang untuk membuktikan Persib sangat kompetitif. Mengangkat prestasi Persib lebih tinggi lagi. Atau minimal seperti musim lalu,” ucap pemain yang didaratkan dari PSM Makassar tersebut.

Persib memang beruntung memiliki lajang kelahiran Dolok, Sumatera Utara, 7 Juli 1992 itu. Dia sangat profesional dengan pilihan kariernya. Di manapun bermain, prestasi terbaik selalu dihamparkan. Itu sebabnya, di klub yang pernah dibelanya, gelandang sayap ini jadi pemain penting.

Bersama Pro Duta, Pelita Bandung Raya, Ghozo terus menunjukkan prestasi manis. Bahkan, Mario Gomez, pelatih Persib musim lalu, dibuatnya selalu tersenyum. Gomez puas dengan kinerja pemain yang sebelumnya bukan siapa-siapa. Ia bahkan menggusur Lord Atep, yang sebelumnya penguasa sayap serang Tanah Pasundan.

“Modal saya hanya kerja keras. Tidak membedakan tim yang pernah dibela. Jika kemudian, prestasi bagus terangkum, ya harus terus diteruskan di musim-musim berikutnya. Bukan malah makin kendur terus cepat berpuas diri,” pemain yang mengawali karier juniornya di Medan United itu membeberkan.

Berbekal enam assist dan lima gol dalam 32 pertandingan Liga 1 2018, Robert Rene Alberts, pelatih Persib, tidak bisa nenyisihkannya. Ghozo yang diera Robert saat melatih Juku Eja kurang mendapat tempat, meneer Belanda itu tidak bisa berpaling dari Ghozo. Padahal ada Frets Butuan di posisi yang sama.

“Kalau saya sih tidak memeta-metakan pemain yang ada di Persib. Adanya persaingan justru sangat bagus buat pemain. Selain memotivasi diri, hadirnya pemain baru membuat saya makin fresh. Terpacu untuk terus tampil bagus dan berkontribusi positif,” ia menceritakan.* Dani Wihara 

news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
news