news
BULUTANGKIS
Piala Sudirman: Indonesia di Atas Angin, Denmark dalam Tekanan
22 May 2019 13:16 WIB
berita
Greysia Polii (kiri) dan Apriyani Rahayu (DOK. PBSI)
NANNING – Indonesia telah memastikan tiket perempat fial Piala Sudirman 2019. Namun, Kevin Sanjaya Sukamuljo dan kawan-kawan bakal tetap tampil ngotot pada pertandingan terakhir penyisihan Grup 1B melawan Denmark di Guangxi Sports Center, Nanning, Cina, Rabu (22/5).

Selain soal gengsi, kemenangan harus diraih untuk mengamankan predikat juara grup agar terhindar dari tim kuat lain pada babak delapan besar. Sekadar informasi, kepastian Merah Putih ke perempat final setelah Denmark secara tak terduga kalah dari Inggris dengan skor 2-3.




Baca Juga :
- Eriksen Bakal Jadi Ancaman Republik Irlandia di Aviva
- Sengit! Anthony Ginting Menangkan Laga Perang Saudara Kontra Jonatan Christie




Di sisi lain, pada pertandingan pertama, Minggu (19/5), Indonesia meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Inggris. Saat ini, Indonesia ada di puncak klasemen sementara Grup 1B, sedangkan Inggris dan Denmark, masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga alias juru kunci.

Berbicara soal pertandingan hari ini, Indonesia seharusnya tanpa beban karena apa pun hasilnya, Gregoria Mariska Tunjung dan kawan-kawan tetap lolos ke perempat final. Sebaliknya bagi Denmark, bakal menjadi laga hidup mati, di mana mereka harus bisa menang jika ingin bertahan.


Baca Juga :
- Performa Playmaker Spurs Ini Kontras dengan Torehan di Timnas Denmark
- Gratis Buat Penonton, Kejurnas PBSI 2019 Digelar di Palembang


“Kami tetap fokus dan ingin tim memberi yang terbaik di tiap pertandingan. Jika dilihat head to head, ganda putra memang lebih unggul, begitu juga ganda putri, dan campuran. Kalau tunggal putra, peluangnya 50-50. Tapi, kami optimistis mengalahkan Denmark,” kata manajer tim, Susy Susanti.

Indonesia memang layak percaya diri sebab dalam 13 pertemuan dengan Denmark di Piala Sudirman, mendominasi dengan mengantongi sembilan kemenangan. Pertemuan terakhir terjadi pada edisi sebelumnya, 2017, di mana Merah Putih berhasil mengalahkan Denmark, 3-2.

Selain itu, dari sisi tim, Indonesia lebih unggul dibandingkan Denmark. Misalnya ganda putra, di mana Merah Putih diperkuat tiga pasangan lima besar dunia. Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (1), Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (4), Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (5).

Sedangkan untuk Denmark, dapat dikatakan tak sekuat dulu. Mereka mengandalkan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen yang belakangan mengalami penurunan. Pada laga pertama lawan Inggris, Astrup/Rasmussen dikalahkan Marcus Ellis/Chris Langridge, 21-16, 19-21, dan 19-21.

“Jika dilihat secara peringkat, Astrup/Rasmussen (kedelapan) adalah yang paling tinggi dalam ganda putra Denmark. Tapi, bisa saja mereka menurunkan kombinasi pasangan lain karena masih ada (Mathias) Boe juga," kata kepala pelatih ganda putra PBSI, Herry Iman Pierngadi.

Meski di atas kertas ganda putra Indonesia lebih unggul, Herry mengatakan skuatnya harus waspada. Berkaca pada Piala Sudirman 2017, sektor ini melalui Kevin/Marcus tak dapat menyumbang angka setelah kalah tipis dari Mathias Boe/Carsten Mogensen, 21-16, 22-24, dan 21-23.

“Sebelum pertandingan selesai, apa pun bisa terjadi, jadi jangan anggap enteng lawan. Apalagi ini pertandingan beregu, kalau perorangan menang-menang terus, di beregu belum tentu," ujar Herry yang hingga berita ini diturunkan belum memutuskan siapa yang bakal diturunkan untuk lawan Denmark.*MUHAMMAD RAMDAN

loading...
L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati
news
news