TOP INTERVIEW
Wahyu Suboseto Ajak sang Kakak Fandi Eko Juara Bersama di Bhayangkara
21 May 2019 12:00 WIB
berita
Wahyu Suboseto (kanan) dan sang Kakak Fandi Eko Utomo - Foto Istimewa
JAKARTA - Wahyu Subo Seto, pemain tengah dengan mobilitas tinggi ini sedang berusaha mencuri hati sang pelatih, Angel Alfredo Vera agar kembali menjadi starter di Bhayangkara FC. Maklum, posisi gelandang dalam skuat The Guardians cukup gemuk. Sehingga butuh usaha lebih agar bisa masuk line-up.

Terlepas dari itu gelandang timnas senior ini menilai persaingan Liga 1 2019 ini cukup seru. Adik kandung dari gelandang Persebaya Surabaya, Fandi Eko Utomo dan anak kandung dari legenda Persebaya Yusuf Ekodono itu pun optimistis Bhayangkara FC bisa mengulangi kejayaan seperti 2017 lalu. Berikut wawancara TopSkor dengan Wahyu Subo Seto selengkapnya:


Baca Juga :
- Jadi Pelatih PSIM, Aji Santoso Janji Main Cantik
- Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2019, Selasa 16 Juli




 

Apa target Anda musim ini?


Baca Juga :
- Jelang hadapi Bhayangkara FC, Semen Padang Benahi Transisi
- JACKSEN F TIAGO: Gol Salto ke Gawang PSM Paling Berkesan bagi Saya


Target saya kembali menjadi tim inti saja dulu dan bermain bagus ketika dipercaya oleh pelatih. Saya juga ingin membawa Bhayangkara FC juara lagi.

Bagaimana melihat persaingan musim ini?

Ketat sekali. Karena sebelum kompetisi kan sudah ada pramusim, jadi tim sudah siap semua. Kekurangan pemain atau strategi sudah bisa dilihat di pramusim, jadi waktu di liga mereka sudah bagus.

Bagaimana peluang Bhayangkara untuk juara?

Insya Allah bisa. Karena di Bhayangkara FC pemainnya bagus-bagus, ada pemain timnas kelompok umur juga. Kami hanya berusaha memberikan yang terbaik agar Bhayangkara FC bisa berprestasi lagi.

Kesiapan melawan Bali?

Sudah siap sekali. Karena kami setelah lawan Borneo FC langsung persiapan di Bali. Sudah siap lah untuk saya pribadi dengan tim.

Bhayangkara FC selalu menang lawan Bali United dalam dua musim terakhir termasuk di Piala Presiden?

Kami tidak boleh sombong dulu, yang lalu biarkan berlalu. Yang penting kami berusaha, kalau permainan kami bagus insya Allah bisa menang. Jadi jangan sombong karena kami punya rekor bagus. Yang penting kami siap saja.

Kedatangan partner baru di lini tengah, Flavio Beck Junior?

Saya masih belum bermain dengan Flavio, karena di pertandingan pertama saya tidak main. Mudah-mudahan bisa duet sama Flavio dan kompak juga sama yang lain. Flavio pemain bagus dia punya mobilitas dan punya akurasi tendangan bebas yang bagus.

Persaingan di lini tengah jadi semakin sulit?

Persaingan sangat ketat, karena banyak gelandang juga seperti Hargianto, Lee Yu Jun, Adam Alis, Ichsan, dan Sani. Yang penting kalau dikasih kesempatan sama pelatih mainnya harus konsisten.

Musim ini mendapat dukungan langsung dari istri tercinta?

Lebih semangat.  Karena biasanya kan merantau sendiri sekarang sudah tinggal berdua. Kalau main juga bisa didukung langsung di Stadion.

Apa yang dikangeni dari sang istri, apalagi ini bulan Ramadan?

Kangen ya, karena biasanya kalau sahur dimasakin, buka dimasakin juga, tapi kalau jauh disediakan makanan sama orang mes dan hotel (tertawa). Masakan yang paling enak dari istri yaitu oseng tahu tempe sama udang.

Harapan bersama timnas?

Yang pertama semoga bisa dipanggil lagi buat seleksi. Kalau dikasih kesempatan ya ingin menunjukkan yang terbaik untuk membuat pelatih percaya.

Mimpi yang belum terwujud bersama Bhayangkara?

Mimpi sudah terwujud semua. Mimpi bisa bermain jadi pemain inti sudah waktu 2017, karena sebelumnya cuma dari bangku cadangan. Sudah juara juga bersama Bhayangkara FC.

Ada keinginan menyusul sang Kakak Fandi Eko ke Persebaya?

Nyusul sih kepingin. Tapi saat ini saya nyaman di Bhayangkara FC.

Ingin duet dengan Fandi di lini tengah?

Kalau duet mah sering, di rumah kalau main satu tim. Enggak apa-apa biar seru saja, adik kakak bisa bertarung di lapangan. Kami berdua posisi sama, jadi daripada saingan sama kakak sendiri mending saingan sama orang lain aja.

Inginnya angkat piala bersama Fandi di klub mana?

Ya ingin sekali. Adik kakak bisa juara bareng dalam satu tim. Saya pengennya juara di Bhayangkara FC saja. Kalau memang mau (juara) Mas Fandi suruh ke Bhayangkara saja (tertawa).

Siapa sosok yang Anda kagumi di Bhayangkara FC?

M Fatchurochman. Karena meski memiliki badan kecil tapi dia berani bersaing dengan pemain yang memiliki badan lebih besar dari dia. Orangnya juga tidak sombong.

Hobi lain selain sepak bola?

Tenis meja. Masalahnya di mes itu ada tenis meja. Kalau senggang jadi main sama teman-teman yang lain. Ya jadi juara (tenis meja) antarmes saja (tertawa).* SUMARGO PANGESTU

 

 

BIODATA

Wahyu Suboseto

Lahir: Surabaya, 16 Juli 1993

Usia: 25

Posisi: Gelandang

Klub: Bhayangkara FC (sejak 2015)

 

R
Penulis
Rizki Haerullah
news