LIGA ITALIA
INFOGRAFIS: Audisi Pengganti Allegri
20 May 2019 15:25 WIB
berita
Massimiliano Allegri menerima kostum spesial-Topskor.id/istimewa-
TURIN – Massimiliano Allegri beberapa kali harus berhenti bicara, lalu minum. Sulit menahan haru ketika mengetahui perjalanannya sebagai pelatih Juventus FC bakal selesai akhir musim ini. Ya, setelah mempersembahkan lima scudetto beruntun dan sederet gelar lain sejak 2014, pria 51 tahun itu mesti mengucap selamat tinggal kepada I Bianconeri.

Semua pemain Juve hadir dan memberi aplaus dalam konferensi perpisahan Allegri, termasuk Cristiano Ronaldo. Meski baru semusim bergabung di Turin, bintang Portugal itu telah belajar banyak dari sang pelatih. Sementara Presiden Andrea Agnelli, yang berada di sebelah Allegri, juga tampak terharu—terlepas dari fakta keputusan ini berasal darinya.


Baca Juga :
- Lukaku Mulai Frustrasi
- Milan Belajar dari Slavia




Agnelli kemudian menyerahkan kostum Juve bertuliskan “History Alone” bernomor 5 kepada Allegri, simbol kesuksesan sang pelatih menangani raksasa Turin. Keduanya berpelukan, menandakan keputusan yang diambil bersama tanpa perselisihan. “Saya meninggalkan tim kuat yang berpotensi terus mendominasi Italia dan juga sukses di Eropa,” ujar Allegri.

Presiden Agnelli menolak berbicara soal suksesor Allegri, namun rumor telah berkembang dengan cepat. Ada sejumlah nama yang saat ini diperhitungkan menduduki kursi kepelatihan Juve mulai musim depan. Simone Inzaghi berada di urutan teratas, juru taktik yang sangat dikenal oleh Direktur Olahraga Fabio Paratici.


Baca Juga :
- Sardegna Arena Sangat Angker
- Intip Gestur Tubuh Ronaldo Terhadap Joao Felix


Sukses Inzaghi bersama SS Lazio tidak luput dari perhatian Juve. Dulu dia pernah mengalahkan pasukan Allegri di Piala Super Italia 2017, sekarang baru membawa I Biancocelesti meraih Piala Italia. Inzaghi dan Paratici adalah sahabat, bahkan ditenggarai sudah berbicara soal kemungkinan bekerja sama di Stadion Allianz. Namun, Juve perlu berusaha lebih keras karena Lazio takkan mudah melepas pemimpin mereka.

Kemudian ada pula Sinisa Mihajlovic, pelatih yang sejatinya jadi pilihan Juve untuk menggantikan Antonio Conte lima tahun lalu. Kini, pria asal Serbia itu menangani Bologna FC, sedikit lagi menyelamatkan I Rossoblu dari jerat degradasi. Miha takkan kesulitan beradaptasi dengan Juve karena ada Pavel Nedved di kursi wakil presiden. Keduanya bersahabat semasa membela Lazio di era 2000-an.

Alternatif berikutnya berada di London Barat. Maurizio Sarri sedang menjalani hubungan dingin dengan Chelsea FC, diyakini bakal hengkang pada akhir musim ini. Permainan menyerang ala Sarri sangat dikagumi petinggi Juve, jauh berbeda dibanding sepak bola rigid yang diperagakan Allegri. Namun, belum ada kontak maupun indikasi bahwa Sarri bersedia pindah ke Turin.

Reuni dengan Didier Deschamps, eks gelandang dan juru taktik Si Nyonya Besar, bisa jadi pilihan menarik. Kapabilitasnya tak perlu diragukan: tahun lalu mampu membawa tim nasional Prancis menjadi juara dunia di Rusia. Hanya, Deschamps punya target ambisius mengawinkan Piala Dunia 2018 dengan Piala Eropa 2020.

Juve juga mengamati Mauricio Pochettino. Prestasi pelatih muda Argentina itu bersama Tottenham Hotspur FC mengundang decak kagum publik di penjuru dunia. Dia mampu membangun skuat dengan tulang punggung para pemain muda, bahkan kini menembus final Liga Champions. Filosofi sepak bola Poch dinilai ideal oleh para petinggi Juve.

Minat Roma

Tentu juga menarik mengetahui tujuan Allegri selanjutnya. Beberapa meyakini mantan pelatih US Sassuolo dan AC Milan itu siap menjajal tantangan baru di luar negeri, sementara bertahan di Seri A juga tak mustahil. Bahkan muncul isu ketertarikan AS Roma untuk menjadikan Allegri sebagai juru taktik musim depan.

Bukan rahasia bila I Giallorossi sedikit kesulitan mencari pelatih anyar untuk menggantikan Claudio Ranieri. Mereka sudah ditolak oleh Antonio Conte, sedangkan Gian Piero Gasperini juga meragukan—apalagi bila Atalanta BC lolos ke Liga Champions. Jadi, Presiden James Pallotta langsung bergerak cepat menanyakan kesediaan Allegri. Jika berlabuh di Olimpico, persaingan Seri A musim depan bakal menarik.*** DARI BERBAGAI SUMBER

X
Penulis
Xaveria Yunita
news