BULUTANGKIS
30 Tahun Piala Sudirman Jalan-jalan, Imam Nahrawi Harap Kembali ke Indonesia
16 May 2019 22:08 WIB
berita
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menyalami Gregoria Mariska Tunjung dan skuat Indonesia yang tampil pada Kejuaraan Asia 2018 di Wisma Kemenpora. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)
JAKARTA – Piala Sudirman 2019 tinggal menghitung hari. Tepatnya, berlangsung di Nanning, Cina, mulai Minggu (19/5) hingga 26 Mei mendatang.

Skuat Indonesia sudah tiba di Negeri Tirai Bambu tersebut sejak Rabu (15/5). Tim yang dipimpin Susy Susanti akan menghadapi Inggris pada laga pembuka di Guangxi Sports Centre, pada 19 Mei mendatang.


Baca Juga :
- 'Perang Bintang' di Blibli Indonesia Open 2019
- Ketika Juara Dunia Tinju Pulang Hanya dengan Mobil Bak Terbuka




Segenap doa tercurah dari masyarakat Indonesia, termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Agar, Hendra Setiawan dan kawan-kawan mampu menjuarai Piala Sudirman 2019.

Maklum, sepanjang sejarahnya, Merah-Putih baru sekali mengangkat trofi lambang supremasi beregu campuran tersebut. Itu terjadi pada edisi pertama yang berlangsung 24 hingga 29 Mei 1989.


Baca Juga :
- Perbedaan Kekuatan Bulutangkis Indonesia Dulu dan Sekarang di Mata Susy Susanti
- Susy Susanti: Target Minimal Bisa Mengulang Kesuksesan di Tahun Lalu


“Semoga saja, tahun ini Piala Sudirman bisa kembali ke Tanah Air. Itu yang kita harapkan sejak lama,” kata Imam saat ditemui usai buka puasa di kediamannya, Kamis (16/5).

“Kami berharap, mereka mampu berjuang. Demi Indonesia. 30 tahun sudah Piala Sudirman jalan-jalan di luar negeri. Kita, berharap tahun ini turnamen yang namanya menggunakan jasa pahlawan bulu tangkis Indonesia (Dick Sudirman) kembali ke Tanah Air.”

Pernyataan dari pria asal Bangkalan, Jawa Timur ini beralasan. Pasalnya, sejak juara pada tiga dekade silam, Indonesia belum mampu lagi mengulangi.

Pencapaian terbaik mentok sebagai runner-up hingga enam kali pada 1991, 1993, 1995, 2001, 2005, dan 2007. Imam optimistis, dengan skuat saat ini, Piala Sudirman bisa kembali ke Tanah Air.

“Dari pemerintah, melalui Kemenpora, pasti bakal menyediakan apresiasi jika ada atlet yang berprestasi. Termasuk, di bulu tangkis dengan juara Piala Sudirman, Olimpiade, Piala Thomas, Piala Uber, dan All England. Kami akan jemput langsung,” Imam, menegaskan.

“Tidak ada iming-iming. Harus dapat bonus sekian (jika juara). Yang pasti, kami sudah siapkan. Tinggal, bagaimana skuat Indonesia bisa meraih yang terbaik di Cina. Setelah tiga dekade, saatnya Piala Sudirman 2019 kembali!”***

Indonesia tergabung dengan dua negara Eropa di Grup 1 B Duel pertama kontra Inggris pada 19 Mei dilanjutkan penentuan ke perempat final versus Denmark (225)***

news
Penulis
Choirul Huda
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
news