LIGA 1
Sejarah Persija di Stadion 17 Mei Banjarmasin Kurang Mentereng
16 Mei 2019 11:23 WIB
berita
Penyerang Barito Putera Samsul Arief Munip - TopSkor/Ady Sesotya
BANJARMASIN – Barito Putera sudah siap tempur untuk menghadapi laga pembuka Liga 1 2019 melawan Persija, Senin (20/5) mendatang. Sempat terkendala stadion, Barito Putera dipastikan bisa menggunakan Stadion 17 Mei Banjarmasin, untuk laga menjamu tim ibu kota itu.

Sebelumnya, stadion berkapasitas sembilan ribu kursi penonton tersebut mengalami masalah pada penerangan, karena kerusakan instalasi listrik. Sudah begitu, di stadion juga tidak tersedia genset. Alhasil, manajemen Laskar Antasari berinisiatif meminjam genset milik Hasnur Group.


Baca Juga :
- Bali United Kokoh di Puncak Klasemen, Teco Mulai Pikirkan Persija
- Penyerang Bali United Melvin Platje Diragukan Tampil melawan Persija, Kenapa?




“Stadion 17 Mei kemungkinan hanya akan dipakai untuk dua pertandingan saja. Melawan Persija dan Madura United. Setelah itu, kami gunakan Stadion Demang Lehman, karena mulai Juli hingga Agustus, Stadion 17 Mei akan mulai direnovasi,” kata Asisten Manajer Syarifudin Ardasa kepada TopSkor.

Pelatih Barito Putera Jacksen Ferreira Tiago, mengaku sudah tidak sabar untuk memulai kompetisi musim baru. Apalagi, lawan pertama yang akan dihadapi merupakan juara bertahan Liga 1 musim lalu. Menang atas Persija, sudah pasti bakal mendongkrak moril dari para pemainnya untuk tancap gas sejak awal musim.


Baca Juga :
- Pelatih Semen Padang Waspadai Lini Tengah PSS Sleman
- INFOGRAFIS: Persija Mencari Poros Lini Belakang


Terlebih, Barito punya keuntungan terkait jadwal menggelar dua laga kandang beruntun, melawan dua tim favorit juara, Persija dan Madura United. Sudah begitu, Barito punya catatan positif setiap kali menjamu tim asal Ibu Kota di Banjarmasin, terutama dalam asuhan Jacksen.

Dalam tiga pertemuan terakhir di 17 Mei, dua laga Liga 1 dan satu laga ISC A, Barito selalu berhasil mengalahkan Macan Kemayoran. Sementara kekalahan terakhir Barito atas Persija di kandang, terjadi pada kompetisi Liga Super Indonesia musim 2014. Saat itu Barito takluk dengan skor 1-2.

Namun begitu, bagi Jacksen hal itu hanya sejarah. Setiap musim baru, semua tim berbenah dan membangun kekuatan yang baru, termasuk Persija. “Itu hanya statistik dan sejarah. Yang akan menentukan sukses kami atau tidak adalah apa yang kami akan buat saat melawan mereka tanggal 20 nanti," kata Jacksen kepada TopSkor.

Memiliki komposisi skuat yang lebih matang dan berpengalaman musim ini, Jacksen optimistis timnya bisa tampil lebih baik dari musim sebelumnya. Pemain-pemain berlabel timnas seperti Evan Dimas dan Bayu Pradana, bakal memberikan sentuhan berbeda dari gaya main Barito musim ini.

Menurut Jacksen, meskipun Persija gagal di Piala AFC, bukan berarti kekuatan tim asuhan Iva Venkov Kolev tidak sebaik musim lalu. “Bagaimanapun Persija itu wakil Indonesia di AFC. Sehingga kami boleh ambil kesimpulan bahwa Persija dibangun untuk tampil dalam level Internasional,” ujar pria Brasil tersebut.* Furqon Al Fauzi 

news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
news