TENIS
Target 2 Emas, Indonesia Akan Kirim 60 Persen Petenis Yunior di SEA Games 2019 Filipina
15 May 2019 22:43 WIB
berita
Ketua Umum PP Pelti Rildo Ananda Anwar, tim tenis Indonesia nanti diperkuat 60 persen atlet muda dan 40 persen senior.
JAKARTA - Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) akan menggelar pemusatan latihan nasional (Pelatnas) di Wisma Sanita Pejomongan, Jakarta pada 20 Mei. Sebanyak 16 atlet digembleng untuk SEA Games 2019 di Filipina, 30 November - 11 Desember mendatang. 

“Training untuk SEA Games akan dimulai 20 Mei, Senin depan di Penjompongan. Di sana ada penginapan dan dua lapangan tenis,” ujar Sutikno Muliadi, Waketum PP Pelti Sutikno saat ditemui di Lapangan Tenis GBK, Jakarta, Rabu (15/5/2019).


Baca Juga :
- Pertandingkan 56 Cabor, Filipina Siap Gelar SEA Games XXX
- Indonesia Tetapkan Dua Nama untuk Cabor eSports SEA Games 2019, Gim Hearthstone




Sejatinya kata Sutikno ada 24  pemain yang akan mengikuti TC; 16 atlet yang telah didaftarkan, dan delapan pemain tambahan. Mereka terdiri dari delapan atlet putra dan delapan atlet putri. 

Untuk pemain putra, rinciannya adalah Christopher Rungkat, David Agung Susanto, Anthony Susanto, M Rifqi Fitriadi, Odeda M Arazza, Ari Fahresi, M Ali Akbar dan Nauvaldo Jati Agatra. 


Baca Juga :
- Tiada Hari Tanpa Tenis di Palembang
- Potensi Masuk Timnas, Rifanty Akan Minta Dispensasi Kampus


Di kategori putri ada Beatrice Gumulya, Aldila Sutjiadi, Jessy Rompies, Deria Nurhaliza, Priska Madelyn Nugroho, Janice Tjen, Fitriana Sabrina dan Fitriani Sabatini. 

"Itu yang masuk di SK (Surat Keputusan) SEA Games. Tapi kami akan menambah delapan kuota lain di luar SK karena kami berharap ini bisa menaris lapis keduanya juga," kata Sutikno

Mereka akan berebut tempat 10 terbaik yakni 5 putra dan 5 putri. Mereka-lah yang akan diturunkan di SEA Games yang berlangsung 30 November sampai 11 Desember. 

Menurut Ketua Umum PP Pelti Rildo Ananda Anwar, tim tenis Indonesia nanti diperkuat 60 persen atlet muda dan 40 persen senior. Mereka diharapkan dapat menyumbangkan dua medali emas. 

Dua emas itu diharapkan berasal dari pasangan ganda campuran Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi dan ganda putri Beatrice Gumulya/Jessy Rompies.

"Bicara target medali, Menpora minta dua emas, yakini dari ganda putri dan ganda campuran. Tak mudah itu pasti, karena Filipina biasanya full team. Tapi kami optimis tenis bisa memenuhi ekspektasi," ujar Rildo.

"Pada Asian Games 2018, kita tak menarget apa-apa, tapi bisa meraih emas dari ganda campuran. Ini levelnya SEA Games kami harapkan Christo/Aldila dapat emas juga. Selain itu, ganda putri yang sedang fight juga meraih emas," tambahnya. 

Saat ini, sebagian pemain Indonesia masih menjalani serangkaian turnamen di luar negeri. Christopher Rungkat mengikuti Busan Open, Jessy Rompies dan Aldila menjalani turnamen Singapore W25 dan Priska Madelyn berlaga di sebuah turnamen di Italia.

Sementara agenda TC, try in dan try out yang akan diikuti, yakni ITF Wolrd Tennis Tour Men Hongkong 25K pada 3-16 Juni, ITF Junior J5 Nonthaburi di Thailand (10-22 Juni), ITF Wolrd Tennis Tour Women 25K di Jepang (19-25 Agustus).

Lalu, ITF Junior J5 di Thailand (12-17 Agustus), ITF Junior J4 di Jepang (28 Agustus - 1 September), ITF World Tennis Tour Women Japan 25K (2-8 September), Davis Cup Indonesia vs Selandia Baru di Palembang (14-15 September), ITF Junior J4 di Thailand (21-26 Oktober) dan terakhir TC di Thailand selama sebulan, sebelum akhirnya terjun di SEA Games Filipina.*

news
Penulis
Suryansyah
news