news
LIGA TOPSKOR
Semifinal Momen Adu Karakter
13 April 2019 04:03 WIB
berita
Rafi Yuwanda Saragih (Siaga Pratama) - TopSkor/Ady Sesotya
JAKARTA - Liga Hansaplast TopSkor (LHTS) U-13 musim 2018/19 memasuki fase-fase akhir. Empat tim akan saling unjuk kebolehan dalam laga semifinal yang akan berlangsung di lapangan Universitas Trisakti Nagrak, Ciangsana, Bogor, Minggu (14/4). Semifinal pertama akan mempertemukan ASIOP Apacinti melawan Kabomania. 
Kedua tim sudah pernah bertemu dua kali pada putaran grup pertama lalu. Secara head to head Kabomania unggul atas ASIOP.

Pada putaran pertama, ASIOP harus mengakui keunggulan Kabomania, 1-2. Sementara pada putaran kedua, Kabomania berhasil memaksa laga berakhir imbang tanpa gol meskipun ASIOP sangat mendominasi laga tersebut. Kini kedua tim akan bertemu untuk ketiga kalinya.




Baca Juga :
- Preview Liga TopSkor U-12 Pekan Ketiga; Utamakan Respek
- Maudy Koesnaedi Bantu sang Anak Gagalkan Penalti Lawan




Pelatih ASIOP Yayat Supriatna mengatakan skuatnya dalam kepercayaan diri (pede) tinggi. Meski kerap tampil inkonsisten, tim berjulukkan Mutiara dari Senayan itu justru melejit pada babak delapan besar. Tiga kemenangan dikemas secara dramatis oleh Muhammad Tezar Briantama dan kawan-kawan.

“Persiapan kami sangat maksimal. Secara pribadi saya sudah pelajari lebih dalam cara bermain lawan (Kabomania). Key player mereka juga sudah saya pegang kelebihan dan kekurangannya,” kata Yayat.


Baca Juga :
- Profil Pemain Terbaik Liga TopSkor U-12: Fauzan Ingin seperti Sani Rizki
- Ulasan Pekan Kedua Grup Skor Liga TopSkor U-12


Meski begitu, Yayat menekankan kepada anak asuhnya soal pentingnya konsistensi dalam bermain. Terutama, timnya harus bermain dengan karakter permainan sendiri. Jangan sampai mereka terbawa cara bermain lawan karena itu bisa menjadi bumerang buat timnya.

“Konsistensi bermain itu penting. Karena saya tahu sekali persoalan ini. Kalau kami bisa konsisten main bagus kami bisa ke curi gol. Itu yang menjadi catatan saya selama delapan besar kemarin. Juga penekanannya pada ketenangan finishing dalam sepekan terakhir," kata Yayat.

Kubu Kabomania tak kalah optimistis. Imral Usman sang arsitek, yakin pasukannya bisa tampil lebih garang, disiplin, dan tidak terbebani. Karena menurutnya, bisa lolos sampai fase semifinal sudah merupakan pencapaian yang luar biasa. Dia tak pernah memprediksi sebelumnya. “Persiapan seperti biasa. Anak-anak enjoy dalam berlatih. Tapi memang saya melihat ada motivasi yang luar biasa diperlihatkan anak-anak. Kiranya target ke final akan meningkatkan gairah anak-anak dalam bertanding,” kata Imral.

Kehilangan Tujuh Pemain
Laga semifinal kedua juga tak kalah seru. Siaga Pratama bertekad menjadi tim yang menghentikan laju ISA Fossbi untuk mempertahankan gelar. Meskipun performa mereka sedang menurun, Siaga siap memberikan kejutan.

Pelatih Siaga Pratama Kusnadi terus memotivasi skuatnya agar terus bermain semangat sampai akhir kompetisi. “ISA tim kuat mereka punya banyak pemain dengan kemampuan individu yang membahayakan. Kami harus bermain secara tim, kompak, dan saling percaya,” kata Kusnadi.

Sementara ISA akan tampil beda pada semifinal akhir pekan ini. Bagaimana tidak, tim berjuluk Kelinci Cibubur itu harus kehilangan tujuh pemain utama. Ketujuh pemain tersebut tengah fokus mempersiapkan diri jelang tampil pada turnamen internasional di Cina, pekan depan. Salah satunya, bek andalan ISA Muhammad Fadly.
 
Namun begitu pelatih ISA Zuchli Imran Putra tetap yakin kekuatan timnya dalam laga semifinal tidak akan berkurang. Dia telah menyiapkan strategi alternatif untuk menutupi posisi yang ditinggal sejumlah pemain tersebut.

Paling ekstrem dia akan menggeser striker Rizaldy Putra ke posisi center back. Ini pernah dilakukan saat ISA mengalahkan Remaja Masa Depan (RMD) dalam laga terakhir babak delapan besar pekan lalu. Hasilnya tak mengecewakan, Rizaldy tampil lugas dan cukup tenang.

“Saya punya banyak stok pemain. Karena saya menyiapkan semua pemain untuk kompetisi Liga TopSkor. Semua punya peran saat dibutuhkan,” kata Imran. Soal pergeseran posisi Rizaldy sebagai bek, Imran mengaku punya alasan khusus.

"Dia sudah cetak 20 gol dan sulit untuk dikejar sebagai pencetak gol terbanyak. Tapi saat ini kami juga butuh bek menggantikan Puyol (Fadly). Saya lihat Rizaldi punya kemampuan tersembunyi sebagai bek. Posturnya pas, punya kecepatan, dan pembacaan permainan yang bagus,” kata Imran.* Furqon Al Fauzi

Rapor Tim Semifinalis

ISA Fossbi
Main: 25
Menang:  20
Seri: 2
Kalah: 3
Gol: 60
Kebobolan: 10

Kabomania 
Main 25
Menang:  15
Seri 6
Kalah  4
Gol 32
Kebobolan 19

Siaga Pratama
Main 25
Menang  14
Seri 8
Kalah 3
Gol 40
Kebobolan 11

ASIOP
Main 25
Menang  16
Seri 5
Kalah 4
Gol 37
Kebobolan 12

Jadwal Semifinal
Minggu, 14 April 2019
07:30 WIB    Asiop Apacinti vs Kabomania
08:45 WIB    ISA Fossbi vs    Siaga Pratama

Pertemuan dalam Fase Grup
Kabomania 2-1 ASIOP
ASIOP 0-0 Kabomania
ISA Fossbi 0-1 Siaga Pratama
Siaga Pratama 0-3 ISA Fossbi


 

loading...
n
Penulis
nana sumarna
news
news