ONE CHAMPIONSHIP
Apa Makna Kesehatan Bagi Stefer Rahadian dan Priscilla Lumban Gaol
06 April 2019 19:50 WIB
berita
Priscilla Hertati Lumban Gaol (kanan) mengajak khayalak ramai untuk memeriksakan kesehatan tubuhnya
JAKARTA - Bagi banyak orang, kesehatan adalah sesuatu hal yang terpenting dan tak ternilai harganya, terlebih lagi bagi seorang atlet.

Hal ini juga dikemukakan oleh dua atlet andalan Indonesia yang bernaung dalam ONE Championship. Mereka menyempatkan waktu untuk mengajak masyarakat dan pihak terkait untuk lebih memperhatikan kesehatan.

Seiring dengan Hari Kesehatan Sedunia, yang diperingati setiap 7 April, Stefer Rahardian dan Priscilla Hertati Lumban Gaol mengajak khayalak ramai untuk memeriksakan kesehatan tubuhnya, terutama pendengaran, sesuai dengan anjuran World Health Organization (WHO) yang telah menjadikan kesehatan pendengaran sebagai tema utama tahun ini.


Baca Juga :
- Atlet MMA Indonesia Dorong Gerakan Baca Buku
- Begini Dua Petarung Andalan Indonesia Hadapi Serangan Bullying



Dengan tagline “Periksakan Pendengaranmu,” lembaga yang bernaung dibawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini mengatakan banyak masyarakat dunia yang kurang menyadari pentingnya memeriksakan kemampuan pendengaran secara rutin.

Bagi Stefer “The Lion” Rahardian, petarung divisi strawweight yang memiliki rekor sembilan kemenangan beruntun dalam disiplin mixed martial arts (MMA), pengetahuan tentang kondisi tubuhnya sangatlah penting, dimana ia pun sadar untuk selalu memeriksakan kesehatan.

“Sebetulnya banyak yang kadang kita luput, seperti memeriksakan kesehatan mata, gigi dan telinga, karena peran panca-indra ini vital. Tidak ada salahnya untuk mengecek sekali-kali tanpa harus menuggu ada masalah,” ujar Stefer.

Sebagai atlet, pria berumur 32 tahun ini mengaku bahwa kemungkinan terburuk yang harus ia hadapi adalah mengalami cedera atau gangguan kesehatan lainnya. Ia mengaku kerap menyisihkan pendapatannya untuk memeriksakan dan memelihara kondisi tubuh.

“Pemerintah juga harus proaktif dalam memberikan layanan kesehatan terutama bagi masyarakat yang kesulitan secara ekonomi,” katanya. “Karena, masyarakat yang sehat akan menghasilkan negara yang produktif.”

“Perkembangan teknologi kita sudah bagus, seperti adanya layanan MRT [Mass Rapid Transit]. Sudah seharusnya diimbangi juga dengan layanan kesehatan yang optimal.”

Priscilla “Thathie” Hertati Lumban Gaol, atlet yang akan kemungkinan akan bertanding pada bulan Mei di Jakarta, pun mengungkapkan sentimen yang sama.

Menurutnya, pemeriksaan rutin terhadap kebersihan dan kesehatan telinga, serta panca-indra lainnya merupakan kewajiban, karena dampaknya akan menjadi fatal apabila dibiarkan.

“Tanpa harus ke dokter, kita dapat mengambil tindakan sendiri seperti membersihkan telinga setiap kali kita mandi. Tapi, hal ini harus dilakukan secara hati-hati agar air tidak masuk,” kata Priscilla, yang merupakan atlet tersibuk tahun 2018 setelah ia menjalani enam pertandingan sepanjang tahun.

Berdasarkan pengalaman pribadinya, atlet wanita divisi atomweight ini sempat mengalami gangguan sebelum bertanding karena masalah kesehatan.

“Tentu semua menyadari bahwa kesehatan itu penting buat kita untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Namum, biasanya kita kurang melakukan tindakan pencegahan dan baru bergerak [mencari pengobatan] kalo sudah ada kejadian,” ungkapnya.

“Saya pernah terkena Demam Berdarah beberapa minggu sebelum bertanding, karena di lingkungan banyak nyamuk. Hal seperti ini, kan, dapat dicegah lewat kesadaran bersama.”


Baca Juga :
- Cerita Priscilla Hertati Berlibur Bersama Para Juara Dunia di Thailand
- ONE Championship Resmikan Kerjasama dengan Organsisasi MMA Dunia

Menurutnya, menjaga kesehatan memang terkadang melelahkan dan perlu adanya dorongan kuat untuk rutin berolahraga maupun mengkonsumsi makanan bergizi. Namun dampak dari setiap kegiatan tersebut bisa bisa sangat besar bagi kesehatan.

“Tantangan terbesar menjaga kesehatan terkadang ada rasa malas. Tapi memang perlu untuk dipaksakan,” tutupunya.

news
Penulis
Suryansyah