UMUM
Ada Piala Dunia dan MotoGP di Balik Olimpiade 2032
30 March 2019 08:15 WIB
berita
Erick Thohir dalam talkshow Prestasi Indonesia Menuju Dunia disela-sela Pameran Kreatif yang berlangsung di Senayan City, Jakarta Pusat, pada 29 Maret ini. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)
JAKARTA – Indonesia mencatat empat kesuksesan (4S) pada Asian Games 2018. Itu terkait sukses prestasi, penyelenggaraan, administrasi, dan ekonomi.

Keberhasilan pada pesta olahraga antarnegara Asia ini membuat Indonesia optimistis untuk menyambut Olimpiade 2032. Ya, pemerintah memang ingin jadi tuan rumah pada edisi ke-35 yang diumumkan Komite Olimpiade Internasional (IOC) 2025 mendatang.




Baca Juga :
- Ini Target KOI di Bawah Kepemimpinan Raja Sapta Oktohari
- Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032 Menjadi Tugas Pertama Kepengurusan KOI Baru




Namun, sebelum menggelar Olimpiade 2032, Indonesia berkesempatan memberi bukti sebagai tuan rumah dua event penting lainnya. Yaitu, MotoGP 2021 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat dan Piala Dunia Basket 2023.

Fakta itu ditegaskan Ketua Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir. Menurut sosok di balik kesuksesan Merah-Putih menggelar Asian Games 2018 ini, Indonesia punya potensi untuk jadi tuan rumah Olimpiade 2032.


Baca Juga :
- Jelang Kongres, Pendaftaran Calon Ketua Umum KOI Telah Dibuka
- Erick Thohir Jajaki Peluang Jadi Investor Persis


“Indonesia sukses menggelar Asian Games 2018. Namun, itu tidak lantas membuat kita puas. Terutama karena ada event akbar lainnya, yaitu Olimpiade 2032,” kata Erick dalam talkshow Prestasi Indonesia Menuju Dunia disela-sela Pameran Kreatif dan Eskperiental Mendukung Jokowi-Amin di Kado Nusantara yang berlangsung di Senayan City, Jakarta Pusat, Jumat (29/3).

Pria 48 tahun ini memang menjabat sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Erick optimistis, setelah Asian Games 2018, dua event internasional terdekat lainnya bisa memuluskan langkah Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade 2032.

“MotoGP 2021 dan Piala Dunia Basket 2023 jadi pertaruhan Indonesia untuk lebih mendapat kepercayaan dunia. Jika Indonesia dipercaya, jadi tuan rumah Olimpiade 2023, itu bukan saya lagi yang mengemban tugas,” Erick yang menjabat sebagai Ketua Panitia Nasional Penyelenggara Asian Games XVIII/2018 (INASGOC) ini menambahkan.

“Namun, generasi muda. Yang kemarin ikut jadi volunteer Asian Games 2018 inilah yang akan mengemban tugas tersebut. Kalian ini, generasi muda yang harus jadi penggerak pada Olimpiade 2032.”

Sepanjang sejarahnya, Olimpiade musim panas baru empat kali diselenggarakan di Asia. Diawali pada Olimpiade 1964 Tokyo, Jepang, Olimpiade 1988 Seoul (Korea Selatan), dan Olimpiade 2008 Beijing (Cina).

Tahun depan, Tokyo kembali jadi tuan rumah Olimpiade pada edisi ke-32 ini. Sementara, Olimpiade 2024 diselenggarakan di Paris (Prancis) dan empat tahun berselang Los Angeles (Amerika Serikat).***

news
Penulis
Choirul Huda
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87