LIGA INGGRIS
Pogba Diskusi Pemecatan Mourinho, Keputusan Bukan Karena Kekuatan Pemain 
21 March 2019 05:35 WIB
berita
Paul Pogba tak berkembang era Mourinho
MANCHESTER - Paul Pogba beberkan kasus pemecatan Jose Mourinho dari pelatih Manchester United. Dia mengklaim keputusan itu sepenuhnya bergantung pada hasil, bukan kekuatan pemain.

Mourinho dipecat pada Desember 2018 karena kekalahan 3-1 di Liverpool. Meskipun kegagalannya untuk mendapatkan yang terbaik dari pemenang Piala Dunia, Paul Pogba sering dikutip sebagai faktor buruknya permainan Setan Merah.


Baca Juga :
- Tribun Merah Kosong! Ribuan Suporter MU Malas Menonton Kemenangan atas Astana
- Suporter MU Serbu Medsos, Kinerja Rashford Tak Berguna




Bos sementara Ole Gunnar Solskjaer sejak itu merevitalisasi United. Pogba memainkan peran utama. Dia mencetak delapan gol Liga Premier di bawah pelatih asal Norwegia itu.

Namun terlepas dari masalah yang dilaporkan dengan Mourinho, pemain gelandang itu berbicara menjelang kualifikasi Euro 2020 Prancis melawan Moldova pada Jumat (22/3). Menurunta hasil buruk United - dan bukan kerusuhan ruang ganti- alasan pemecatan Mourinho.


Baca Juga :
- Tentukan Kemenangan MU, Pahlawan Muda Old Trafford Ini Diganjar Kontrak Baru
- Hasil Liga Europa Matchday Pertama, Jumat Dini Hari WIB


"Apa masalahnya? Kami tidak menang," kata Pogba pada konferensi pers.

 

 

 

"Itu sebabnya mereka memutuskan untuk mengganti pelatih kepala. Hasilnya paling penting. Jika kami menang, kami akan memiliki hasil yang baik dan pelatih akan tetap di posisinya. Itu saja."

Pogba berperan penting dalam kemenangan Piala Dunia Prancis, tetapi Les Bleus gagal meniru bentuk itu di Liga Bangsa-Bangsa, finis kedua di belakang Belanda di Liga A Grup Satu.

Pogba mengakui bahwa sulit bagi pasukan Didier Deschamps untuk memotivasi diri mereka sendiri setelah kemenangan di Rusia, tetapi tidak meragukan kemampuan Prancis untuk kualifikasi Euro 2020.

"Setelah Piala Dunia kami tidak lolos ke Piala Liga Bangsa ... begitulah sebutannya?" Kata Pogba.

"Ada beberapa faktor termasuk kelelahan dan kelelahan mental, ini membuat stres. Kami baru saja mengakhiri kompetisi besar. Para pemain lelah setelah musim yang panjang."
 

news
Penulis
Suryansyah
news