BASKET
Direktur IBL: Kompetisi Musim Ini Penuh Warna
19 March 2019 18:25 WIB
berita
Direktur Indonesia Basketball League (IBL), Hasan Gozali, saat berbicara di depan awak media / Foto: Dokumentasi IBL
JAKARTA - Direktur Indonesia Basketball League (IBL), Hasan Gozali, mengatakan bahwa kompetisi IBL Pertamax musim ini menjadi kompetisi yang penuh warna. Hal itu ia katakan saat sesi konferensi pers jelang final playoff IBL pada Selasa (19/3) siang tadi.

Kompetisi bola basket paling bergengsi di tanah air kini menemui titik akhir. Final IBL Pertamax Playoff musim ini akan digelar pada Kamis (21/3) di Jakarta dan 23-24 Maret di Bandung.




Baca Juga :
- Dokter Royal Sports Medicine Centre Sebut VO2 Max Rookie IBL 2019 Memuaskan
- Rookie IBL 2019 Jalani Medical Check Up di Royal Sports Medicine Centre




Final tahun ini mempertemukan dua tim yang bisa dibilang musuh bebuyutan, yakni Stapac Jakarta dan Satria Muda Pertamina.

Namun, sepanjang musim 2018/19, kejutan demi kejutan tersaji dalam kompetisi. Tim yang biasanya dengan mudah masuk ke babak playoff, kini harus terseok-seok dari bawah.


Baca Juga :
- Sebanyak 13 Klub Ramaikan Turnamen Indonesia Muda
- Semarang Jadi Kota Pembuka IBL Musim 2020!


Hal tersebut ternyata diakui direktur IBL, Hasal Gozali, menjadi warna tersendiri dalam kompetisi. Warna dan bumbu tersebut juga bagus untuk ekosistem kompetisi basket tanah air.

"Musim ini menjadi musim yang sulit ditebak, tapi itu bagus untuk liga," ucap Hasan Gozali.

"Jadi kompetisi ini ada warnanya. Warna itu juga memicu minat penonton untuk lebih menyaksikan basket karena yang menang tidak itu-itu saja," tambahnya.

Memang kejutan demi kejutan terjadi di sepanjang IBL musim ini. Seperti NSH Jakarta yang melenggang ke babak playoff dengan memuncakki klasemen Grup Merah.

Kemudian ada lagi Pelita Jaya yang gagal melangkah ke semifinal babak playoff lantaran disingkirkan oleh Pacific Caesar Surabaya di perempatfinal, serta tim-tim seperti Siliwangi Bogor yang dapat mencuri kemenangan dari raksasa macam Pelita Jaya. ***

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah