BULUTANGKIS
Kejutan! Jonatan Christie Dikalahkan Shesar, Djarum Balik Ungguli Musica 2-1
24 February 2019 17:07 WIB
berita
Jonatan Christie pada final Djarum Superliga Badminton 2019 di Sasana Budaya Ganesha pada 24 Februari. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)
BANDUNG - Kejutan terjadi pada laga ketiga final tim putra Djarum Superliga Badminton 2019. Tepatnya, pada duel kedua tunggal putra antara Jonatan Christie yang mewakili Musica Trinity kontra Shesar Hiren Rhustaviton (Djarum Kudus).

Dalam duel berdurasi 70 menit itu, secara tak terduga Jonatan takluk. Meski, pemain yang akrab disapa Jojo itu sudah berjuang tiga game, skor 21-19, 23-25, 14-21.




Baca Juga :
- Lagi! Andalan Indonesia Kembali Takluk, Kali Ini Jojo yang Angkat Kaki
- Kalah dari Jawara Indonesia Open 2019, Begini Komentar Shesar Hiren Rhustavito




Kekalahan ini tergolong mengejutkan. Secara, dari ranking, Jojo jauh di atas Shesar.

Namun, di lapangan tidak demikian. Sebab, Jojo hanya trengginas pada set pertama.


Baca Juga :
- Walaupun Peringkatnya Jauh di Bawah, Ternyata Wang Tzu Wei Langganan Kalahkan Jojo
- Tersingkir di Perempat Final Korea Open, Jojo Gagal Penuhi Target


Setelah itu, giliran Shesar mendominasi. Ditambah, Jojo tampak terbawa permainan lawannya hingga beberapa kali melakukan error.

Kekalahan ini membuat Musica tertinggal 1-2 dari Djarum. Padahal, partai pertama, Anthony Sinisuka Ginting sukses mengalahkan Ihsan Maulana Mustofa 21-15, 20-22, 21-18.

Hanya, pada laga kedua, Fajar Alfian/Vladimir Ivanov harus mengakui keunggulan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Mohammad Ahsan 18-21, 14-21.

Situasi ini kian pelik bagi Musica. Pasalnya, dalam hitung-hitungan sang manajer, Effendy Wijaya, mereka kuat di tunggal dan Djarum pada ganda.

Alhasil, dengan kekalahan Jojo membuat Musica wajib berharap mampu meraih kemenangan pada dua partai lain.

Saat ini, sedang berlangsung partai keempat bentrok antarganda putra. Djarum diwakili Akbar Bintang Cahyono/Berry Angriawan versus wakil Musica Trinity asal Korea Selatan, Lee Yong Dae/Kim Sa Rang.

Sementara, duel kelima jadi laga tunggal putra ketiga. Itu terjadi saat Chico Aura Dwi Wardoyo kontra Ihksan Rumbay.

Juara pada Djarum Superliga Badminton 2019 mendapat hadiah 80 ribu dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 1,2 miliar. Sementara, runner-up kebagian setengahnya.

Musica Trinity merupakan peraih gelar terbanyak dengan empat edisi beruntun pada 2013, 2014, 2015, dan 2017. Di sisi lain, Djarum Kudus mengusung misi untuk meraih gelar perdana tahun ini.***

news
Penulis
Choirul Huda
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87