FORMULA 1
Ada Indikasi Sponsor Rokok, Ferrari dan McLaren Dapat 'Perhatian' Khusus
13 February 2019 22:21 WIB
berita
Foto: Racefans
MARANELLO - Departemen Kesehatan Uni Eropa dikabarkan tengah meneliti dua tim Formula 1. Tim F1 yang mendapat 'perhatian' khusus ini adalah Ferrari dan McLaren.

Ferrari dan McLaren mendapatkan sponsor utama baru. Si Kuda Jingkrak mencapai kata sepakat dengan Mission Winnow, sementara McLaren akan disponsori oleh perusahaan A Better Tomorrow. 


Baca Juga :
- Ferrari Akan Dapat Saingan Ketat dari Red Bull di Balapan GP Britania Raya
- Ferrari Sudah Menemukan Titik Terang Mengenai Kelemahan Mobilnya




Dan ternyata, karena dua partner baru tersebut, Ferrari dan McLaren kini mendapat 'perhatian' dari Departemen Kesehatan Uni Eropa.

Itu karena partner utama dari kedua tim merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang tembakau, yang menjadi bahan utama rokok. Dalam peraturan yang dibuat oleh Uni Eropa pada tahun 2003, negara-negara yang menjadi bagian brand atau merek dari Uni Eropa dilarang keras mengikat kerja sama dengan perusahaan tembakau.


Baca Juga :
- Kontrak Sirkuit Silverstone Diperpanjang, F1 GP Britania Raya Bertahan Sampai 2024
- Silverstone Salah Satu Trek Tersulit bagi Ferrari


Kemudian, pada 2014, peraturan tersebut diperbarui dengan memasukkan perusahaan yang bergerak di bidang rokok elektrik serta perusahaan yang memproduksi segala bentuk tembakau.

Mission Winnow, mitra Ferrari, merupakan anak perusahaan dari Philip Morris International. Philip Morris International merupakan perusahaan yang menaungi salah satu brand rokok terkenal di dunia, Marlboro.

Sementara A Better Tomorrow, yang menjadi sponsor McLaren, berada di bawah naungan British American Tobacco (BAT). Dan BAT telah mengonfirmasi bahwa nama A Better Tomorrow akan terpampang di badan mobil serta di merchandise lain milik McLaren.

Karena kesepakatan dua tim ini dengan dua perusahaan yang bergerak di bidang tembakau, maka Departemen Kesehatan Uni Eropa tengah meneliti persetujuan yang dilakukan oleh kedua tim ini.

"Komisi saat ini terus melakukan penelitian terkait pelanggaran mengenai sponsor yang diberikan oleh perusahaan tembakau. Dalam hal ini, dua tim Formula 1 sedang dalam pengamatan," ucap Anca Padurara, juru bicara Departemen Kesehatan Uni Eropa.

F1 sendiri sebenarnya sudah melarang perusahaan tembakau untuk menjadi sponsor utama tim-tim jet darat pada 2006, sesuai dengan regulasi yang diberikan oleh World Health Organization. ***

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah
news