LIGA INGGRIS
Terungkap, Solskjaer Baik di Depan tapi Galak di Belakang, Dia Meniru Ferguson
11 Februari 2019 20:45 WIB
berita
Ole Gunnar Solskjaer bisa marah juga kepada pemainnya yang melakukan kesalahan. -TopSkor.Id/Istimewa-
MANCHESTER – Karakter seorang pelatih sangat dipengaruhi oleh siapa anutannya. Bagi Ole Gunnar Solskjaer, hanya ada satu nama yang jadi rujukan utama pada tiap tindakan dan metode yang dilakukan di Manchester United (MU). Tak lain adalah pelatih legendaris MU Sir Alex Ferguson.

Ferguson dikenal sebagai sosok pelatih yang selalu memuji dan membela pemainnya. Saat pers menyerang, Ferguson tampil pasang badan. Jika ada pemain yang berbuat salah, Ferguson cenderung hanya memberikan pernyataan normatif. Ini berbeda jauh dengan Jose Mourinho.

Pelatih asal Portugal itu tak segan menyudutkan pemainnya sendiri saat melakukan kesalahan atau bermain di bawah ekspektasi. Media asal Inggris, BBC mengungkap Solskjaer telah melakukan hal sama dengan Ferguson. Pemain yang mainnya jelek tetap dikeramas, diceramahi, atau diomeli habis-habisan.


Baca Juga :
- Solskjaer Tenang, Kalau Matic Cedera, Penggantinya Sudah Ada dan Sama Bagusnya
- Solskjaer Coret Striker yang Masih Cedera Ini dari Daftar Tim, Setelah Sembuh Mau Dipinjamkan



Cara Ferguson ini terkenal dengan metode hairdryer (pengering rambut). Omelan Ferguson yang langsung ke muka sang pemain diibaratkan pengering rambut yang dihidupkan di depan muka. Solskjaer selama jadi pemain di bawah Ferguson, kerap melihat pemandangan ini.

Tapi, jangan harap melihat Ferguson melakukan itu di depan publik. Ferguson menyemprot pemainnya di ruang ganti atau dipanggil khusus berdua saja. BBC mendapat informasi kalau Solskjaer sudah melakukan itu. Rupanya, dia bisa galak juga di ruang ganti.


Baca Juga :
- Selalu Ada Kerjaan, Tak Jadi ke Madrid, Mourinho Bakal Dipanggil Klub Besar Eropa Ini
- Ada Empat Pertarungan Gelar Juara Dunia, Pacquiao Akan Nonton Calon Lawannya Bertarung

Kendati demikian, sejauh ini tak ada pemainnya yang baperan lantaran hasil akhir selalu berujung dengan kemenangan. Kecuali, satu kali imbang saja. Lebih dari itu, pemain yang habis disemprot Solskjaer akan tetap diberi kesempatan bermain. Omelan ini pun berlaku untuk semua pemain MU yang bugar.*

 

D
Penulis
Dedhi Purnomo