BULUTANGKIS
Liliyana Natsir Ukir Rekor, Main Bulu Tangkis pada Ketinggian 17.500 Kaki!
09 February 2019 16:21 WIB
berita
Liliyana Natsir bermain bulu tangkis pada ketinggian 17.500 kaki di kabin pesawat Hercules C-130 milik TNI AU. (Foto: Dokumentasi PBSI)
JAKARTA – Liliyana Natsir sudah pensiun dua pekan lalu. Tepatnya, usai final Indonesia Masters 2019 di Istana Olahraga (Istora) Gelora Bung Karno pada 27 Januari lalu.

Meski sudah gantung raket, wanita 33 tahun ini tetap tidak lepas dari olahraga tepok bulu. Termasuk, dalam melakukan rangkaian seremoni untuk penggemar.


Baca Juga :
- Owi/Butet Akan Kembali Berduet, Tapi Jadi Motivator
- Lolos ke Babak Kedua, Tontowi Mulai Padu dengan Winny




Bahkan, Liliyana mendapat pengalaman tak terlupakan sepanjang hidupnya, Sabtu (9/2). Itu karena wanita yang akrab disapa Butet ini main bulu tangkis pada ketinggian 17.500 kaki di kabin pesawat Hercules C-130 milik TNI AU.

Liliyana hadir memenuhi undangan TNI AU yang ingin memberikan apresiasi terhadapnya atas prestasi cemerlang di kancah internasional. Puncaknya dengan meraih medali emas Olimpiade 2016 bertajuk #JoyFlightWithButet.


Baca Juga :
- Singkirkan Wakil Malaysia, Awal Menuju Semifinal All England 2019
- Tontowi/Winny Lewati Babak Pertama Barcelona Spain Masters 2019


“Dulu pernah naik pesawat Hercules juga dari Manado ke Surabaya Ketika itu mau PON. Namun,  sekarang tetap saja tegang. Soalnya, main bulu tangkis di atas langit. Rasanya luar biasa,” kata Butet dalam rilis PBSI.

“Terima kasih kepada keluarga besar TNI AU. Mungkin, ini kesempatan yang tak akan datang dua kali. Saya mau memotivasi adik generasi penerus, bahwa kalau kita berprestasi, apa pun bisa terjadi. Seperti saya, yang tidak menyangka bisa diundang TNI AU untuk naik pesawat Hercules.”

Liliyana mengaku sempat tegang berada di lambung Hercules pada ketinggian ribuan meter dari atas permukaan. Maklum, di udara oksigen terbatas.

Apalagi, terasa goyang sedikit dengan keterbatasan ruang. Liliyana pun main hanya datar-datar saja mengingat untuk smash agak berat.

“Pertama naik memang takut. Namun, ketika sudah di atas lebih tenang. Ada goyang tapi tidak masalah,” Liliyana mengisahkan

“Tadi, Letkol Penerbang Teddy, landing-nya smooth. Saya juga di cockpit, jadi tidak berasa. Meski tidak pegangan tapi tetap tenang.”***

news
Penulis
Choirul Huda
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
news