TOP FEATURE FOOTBALL
Restoran Zenetti Rasa Museum
09 February 2019 04:27 WIB
berita
Tampak antrean di depan pintu masuk restoran milik Javier Zanetti yang bernama Botinero.
MENJADI pemimpin, pekerja keras, dan pantang menyerah sedikit gambaran dari sosok Javier Zanetti dalam dunia sepak bola. Ternyata sikap dan sifatnya terbawa hingga Zanetti tidak lagi melanjutkan petualangannya di dunia si kulit bundar. Setelah pensiun, Zanetti merambah dunia kuliner, sebagai pengusaha restoran. Kegigihanya dalam menekuni suatu hal membuat mantan pemain timnas Argentina itu selalu berjalan dengan mulus.

Keinginan Zanetti menjadi pengusaha restoran memang sudah lama. Faktor lain ia terjun dalam dunia ini karena dirinya yang gemar akan kuliner. Zanetti membuka restoran yang ia namakan dengan Botinero. Botinero diambil dari bahasa Spanyol, Booty  yang artinya berjalan dengan baik untuk dirinya sendiri. Tempat makan yang terletak di pusat kota Milan, Italia ini sudah cukup dikenal.


Baca Juga :
- Indra Sjafri Mantu, Berikut Doa dari Menpora
- Ali Daei Berkibar dengan Daei Sport




Buktinya salah satu situs di Italia, Trip Advisor sempat membuat perhitungan mengenai restoran di Milan dan Botinero menempati urutan ke-134 dari 6.728 restoran di Milan. Selain menjual makanan steak, pasta, serta makanan penutup lainnya, ada yang unik disajikan oleh Botinero bagi konsumennya yaitu suasananya yang terlihat seakan dalam museum klub FC Internazionale.

Tidak hanya menyuguhkan berbagai macam perjalanan karier sepak bola Zanetti dan Inter. Pemain yang berposisi sebagai bek kiri ini juga menyuguhkan dekorasi ruangan dengan berbagai macam sepatu-sepatu bintang sepak bola. Mulai dari sepatu Ryan Giggs, Pele, Luis Figo, Rabah Madjer, Ruud Gullit, Raul Gonzales, Alessandro Del Piero, Zlatan Ibrahimnovic hingga sepatu milik Neymar dan Lionel Messi.


Baca Juga :
- Sukses Mia lewat Winner Never Quit
- Johan Halls : Dari Arsenal hingga Catwalk


Sepatu yang dipajang juga telah dibubuhi tanda tangan sang pemilik. “Untuk masalah dapur saya tentu akan menyerahkan kepada yang profesional, namun bagian dekorasi atau suasana restoran sebagian besar melalui ide-ide saya,” ujar Zanetti. Tidak hanya berbisnis, Wakil Presiden Inter itu juga dikenal sebagai pemain yang berjiwa sosial tinggi.

Berawal dari kisah krisis ekonomi di Argentina pada 2001, Zanetti membangun Fondation PUPI di Argentina untuk membantu anak-anak yang kurang mampu, mulai dari pendidikan hingga kebutuhan mereka sehari-hari. “Ketika saya mengulas kembali masa kecil saya, banyak kejadian baik maupun buruk yang ada dibenak saya. Saya memiliki masa kecil yang cukup sulit, saya sangat merasakan kesulitan mereka. Maka dari itu tindakan ini perlu dikembangkan untuk membantu mereka,” kata Zanetti.

Zanetti telah menikmati karier sepak bola profesionalnya selama 22 tahun. Selama kariernya, ia mengabiskan waktu yang cukup lama bersama Inter. Zanetti melakukan debutnya bersama I Nerazzurri pada 1995 hingga gantung sepatu, 2014. Bersama Inter, Zanetti mampu memberikan 12 gol dari 615 penampilannya. Ia juga mengantarkan Inter mendapatkan beberapa trofi, antara lain empat kali juara Seri A, Piala Italia, Super Italia dan satu kali membawa Inter menjuarai Liga Champions.*CR6
 

n
Penulis
nana sumarna
news