TOP FEATURE OLIMPYC
Cinta Tinju sejak Remaja, Punya Dua Sabuk Juara Dunia Bukan karena Kecantikannya
05 Februari 2019 20:00 WIB
berita
Christina Hammer yang cantik ini punya dua gelar juara dunia. -TopSkor.Id/Istimewa-
DUNIA tinju wanita profesional juga punya bintang. Perbedaannya, sosok cantik makin membuat petinju wanita ini terkenal. Saat petinju pria hanya diukur dari kekuatan pukulan dan teknik, petinju wanita menambahkan poin kecantikan sebagai penyempurna.

Tatkala Christina Hammer memakai gaun, dia layak disejajarkan dengan para aktris Hollywood. Bodi proporsional dan wajah jelita membuatnya pantas main di layar lebar. Tapi, panggung Christina adalah ring tinju. Olahraga yang sangat dicintainya sejak masih berusia 15 tahun.

Christina hanya numpang lahir di Nowodolinka, Kazakhstan pada 16 Agustus 1990. Saat usianya masih setahun, orangtuanya berimigrasi ke Jerman dan menetap di Kota Dortmund hingga sekarang. Orangtuanya pula yang sangat mendukung olahraga apa yang ingin dilakukan Christina.


Baca Juga :
- Jelang lawan Liverpool, Solskjaer Sudah Bisa Tersenyum karena Dua Jagoannya Pulih
- Ronaldo Minta Dua Temannya di Madrid Dibawa ke Juventus agar Tambah Kuat



Tak ada pilihan lain, Christina sangat mencintai tinju dan dia bagus di situ. “Saya bertinju bukan untuk keluar dari kemiskinan karena saya tidak miskin. Tidak pernah pula tinggal di lingkunan kumuh,” kata Christina. “Saya murni mencintai tinju dan untuk berprestasi di olahraga ini.”

Ketekunan dan konsistensi dalam berlatih dan mengembangkan kemampuan membawanya pada pertarungan gelar juara dunia pertamanya. Itu terjadi pada 23 Oktober 2010. Dengan postur 180 sentimeter, Christina cocok bermain di kelas menengah.

Lawannya waktu itu adalah petinju asal Bermuda, Teresa Perozzi dan Christina menang angka. Jadilah dia juara dunia wanita WBO termuda di usia 20 tahun. Sabuk juaranya pun bertambah saat Christina naik ring menantang juara WBC asal Amerika Serikat, Kali Reis.


Baca Juga :
- Pacquiao Tak Ingin Anak Sulungnya Jadi Petinju karena Sudah Kaya
- Aneh! Gelandang Barca Ini Mau Dilepas ke Inter padahal PSG Berani Bayar Lebih Mahal


Pertarungan digelar pada 5 November 2016 dan Christina menang angka mutlak. Kini, Christina sudah berkali-kali mempertahankan gelarnya itu. Total, Christina punya 23 pertarungan, semuanya menang, dan 10 kali menang KO. Christina jadi yang terbaik di kelasnya sudah pasti bukan karena kecantikannya tapi lantaran dia layak.*

 

D
Penulis
Dedhi Purnomo