BULUTANGKIS
Demi Olimpiade 2020, Susy Susanti Harap Kevin/Marcus Tidak Dituntut Berlebihan
04 Februari 2019 15:47 WIB
berita
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon saat tampil di Indonesia Masters 2019 yang berujung gelar kedua tahun ini setelah Malaysia Masters 2019. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)
JAKARTA – Kualifikasi Olimpiade 2020 tinggal menghitung hari. Tepatnya, dengan perhitungan dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mulai 29 April hingga 26 April 2020.

Kecuali 2012, Indonesia merupakan langganan medali emas di Olimpiade. Termasuk, tahun depan dengan salah satunya mengandalkan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.


Baca Juga :
- Juara Dunia Memang Beda! Ini Perjalanan Ko/Shin Jadi yang Terbaik di Australian Open 2019
- Anthony Sinisuka Ginting Pulangkan Wakil Korsel




Sejauh ini, prestasi pasangan yang akrab disapa Minions ini sangat stabil dengan gelar. Teranyar, pada tahun ini, Kevin/Marcus sukses menjuarai Malaysia Masters 2019 dan Indonesia Masters 2019.

Sudah pasti, mereka mengincar banyak gelar lagi sepanjang tahun ini. Bisa dipahami mengingat 2018 Kevin/Marcus sukses meraih delapan gelar tur dan medali emas Asian Games 2018.


Baca Juga :
- Minus Kevin/Marcus, Indonesia Turunkan Skuat Terbaik di Australian Open 2019
- Turunkan Pelapis, Taekwondo Bidik 4 Emas di SEA Games 2019


Meski begitu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI Susy Susanti menyarankan agar Kevin/Marcus selektif dalam memilih turnamen. Bisa dipahami mengingat 2019 ini krusial karena akan dimulainya kualifikasi Olimpiade.

“Pemain sekaliber Kevin/Marcus memang harus selektif memilih turnamen. Kami harus bisa jaga kondisi mereka. Sebab, Kevin/Marcus kan diincar lawan semua. Diharapkan kalau berangkat ke turnamen dalam kondisi terbaik,” kata Susy dalam rilis PBSI.

“Kami berharap, prestasi Kevin/Marcus di puncak pada Olimpiade 2020. Jika terlalu diumbar, ada masanya mereka terkena non teknis. Pasti, itu akan memengaruhi. Mending, diatur saja Salah satu faktor bisa selektif memilih turnamen.”

Pernyataan dari peraih emas Olimpiade 1992 Barcelona ini beralasan. Secara ranking, kemungkinan Kevin/Marcus aman menuju Tokyo tahun depan.

Namun, untuk tampil event sekelas Olimpiade bukan hanya menjaga ranking. Melainkan juga kondisi da motivasi yang jika terlalu over akan ada jenuh.

Itu mengapa, Susy ingin Kevin/Marcus lebih fokus ke major event seperti All England, Kejuaraan Dunia, Piala Sudirman, BWF World Tour Finals, dan sebaiknya. Menurut suami dari Alan Budikusuma itu, selektif dalam menjaga kondisi bisa menghindarkan Minions dari kejenuhan supaya bisa peak performance di Olimpiade 2020.

“Saya setuju kalau mereka mengutamakan ke major events Kevin/Marcus jangan dituntut terlalu berlebihan. Mereka andalan kita di Olimpiade. Yang penting, posisi rankingnya aman. Kalau bisa bertengger di ranking satu (bagus), kalau tidak di tiga besar pun aman,” Susy, menjawab diplomatis.***

news
Penulis
Choirul Huda
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
news