news
LIGA ITALIA
Inter Dipermak Torino, Ini Penjelasan Spalletti
28 January 2019 09:30 WIB
berita
Luciano Spalletti berharap pemain Inter bermain lebih terorganisir
MILAN - Pelatih Inter Milan Luciano Spalletti menjelaskan perubahan taktiknya ketika Inter Milan kalah 1-0 dari Torino.

Sundulan Armando Izzo di menit 35 menentukan kemenangan tuan rumah di Olimpico Grande Torino, Senin (28/1/2019) dini hari WIB.  Setelah itu Inter tak mampu bangkit dan harus menelan kekalahan. 
 
“Kemasukan gol dari bola mati membuat perbedaan dan kami takut akan hal itu. Setelah kami kebobolan maka semuanya menjadi semakin sulit. Kami mencoba untuk memaksimalkan kemampuan yang dimiliki setiap pemain, tetapi gagal memberikan perlawanan,” kata Spaletti di laman resmi Inter. 
 
Akibat kekalahan itu, Inter masih tertahan di peringkat ketiga kalsemen dengan poin 40. Mereka masih tertinggal delapan angka dari Napoli di posisi runner-up. Spalletti berharap selanjutnya pemain Nerazzurri bisa bemain lebih terorganisir. 
 
“Kami perlu merestrukturisasi prinsip tim dan cara bermain. Kami harus lebih terorganisir. Ketika sedang tertinggal, pemain harus fokus pada tugas mereka kami kesulitan untu merebut bola,” ujarnya. 
 
Pada pertandingan itu, pelatih berusia 59 tersebut mengandalkan Mauro Icardi dan Lautaro Martinez sebagai ujung tombang. Sayang, mereka tak mampu memanfaatkan peluang dengan baik. 




Baca Juga :
- Inter Tidak Takut Lautaro Martinez Tergoda Barcelona
- Inter Vs AS Roma Berakhir Antiklimaks




Spalletti menilai penyerangnya kesulitan mendapat suplai bola akibat minimnya winger, karena Keita Balde mengalami cedera otot, serta Ivan Perisic dan Matteo Politano yang tak siap dimainkan. 
 
“Kami membuat pilihan berdasarkan kondisi fisik, karena Perisic dan Politano sedang sehat dan Keita mengalami cedera,” tutur Spalletti.*

loading...
news
Penulis
Suryansyah
news
news