LIGA TOPSKOR
Menanti Kejutan dari Pemain Baru
12 January 2019 04:12 WIB
berita
Tajimalela Ibnu Hasan (kanan) vs Sukmajaya - TopSkor/Ady Sesotya
JAKARTA – Putaran kedua Liga Hansaplast TopSkor (LTHS) U-13 2018/19 akan bergulir akhir pekan ini, Sabtu (12/1) dan Minggu (13/1). Proses adaptasi situasi dan kondisi kompetisi niscaya sudah membaik. Seluruh kontestan juga sudah tentu saling mengenal kelebihan dan kekurangan para pesaing.

Sebab itu, putaran kedua diprediksi bakal menjanjikan persaingan lebih ketat. Bagi tim papan atas, ini momentum mempertahankan dan memperbaiki posisi. Sedang bagi tim papan bawah, putaran kedua akan dimanfaatkan untuk menjauhi zona degradasi. Intinya, asa juara dan selamat dari degradasi masih sangat terbuka.
 
Salah satu solusi yang dilakukan seluruh kontestan adalah mendatangkan pemain baru untuk posisi titik lemah. Sejauh ini, Sukmajaya, merupakan tim yang paling aktif merombak skuat. Ada sembilan pemain baru didaftarkan. Baru mengumpulkan poin satu sepanjang putaran pertama, Sukmajaya menargetkan bertahan.




Baca Juga :
- Liga TopSkor U-13: Kejutan, Tim Promosi Erlangga FC Taklukkan Salfas Soccer
- Liga TopSkor U-13, Hattrick Rizky Fadhilah Bawa Astam Taklukkan Ragunan SS




Pekan ini, tim asal Depok itu akan kembali bertemu Tajimalela FA, yang sama-sama berjuang menjauhi zona degradasi. Pekan lalu kedua tim bermain imbang 1-1. “Dari permainan pekan lalu, saya optimistis meraih poin penuh pekan ini. Semua pemain harus berjuang dan berdoa,” kata Supriyadi, pelatih Sukmajaya.

Ahmad Nendy, pelatih Tunas Cileungsi, berharap pemainnya bisa belajar dan tak mengulang kesalahan yang sama, saat kalah 0-2 dari Siaga Pratama, pekan lalu. “Anak-anak tak boleh lagi didikte permainannya. Mereka (lawan) main dengan tempo cepat, kami tak perlu ikuti. Kami harus main dengan karakter sendiri,” kata Nendy.


Baca Juga :
- Liga TopSkor U-13, Gol Tunggal Farrel Menangkan BJS Atas Buperta
- IPI GS dan SSJ Arcamanik Terhenti di Babak Play Off


Motivasi serupa diutarakan Abdul Aziz, pelatih Citeureup Raya. Menurutnya, sebelum kebobolan tiga gol dari ISA Fossbi Trisakti, pekan lalu, taktik pressing yang diterapkan berjalan sesuai rencana. Sayang pemain kehilangan konsentrasi. “Kami siapkan kejutan lainnya. Semoga pekan ini hasilnya lebih baik,” kata Aziz.

Kalah atau menang memang bukan tujuan utama dalam kompetisi pembinaan. Akan tetapi, hasil pertandingan tetap menjadi acuan pembelajaran dan evaluasi. Itu mengapa Hafis Pulungan, pelatih Remaja Masa Depan, selalu mengingatkan pemainnya untuk tidak lengah, meski bertengger di papan atas.

Pekan ini, RMD akan kembali menjalani partai sengit menghadapi Asia Football School (AFS). Pekan lalu, kedua tim tampil sama kuat tanpa ada gol. Ketika itu, AFS tidak tampil dengan kekuatan terbaik. “Tim sudah semakin kompak. Cuma persoalan komunikasi di dalam lapangan perlu ditingkatkan lagi,” kata Hafis.

Sementara Rochmat, pelatih Serpong City, yang dikenal murah senyum itu, belum melempar handuk putih. Sebaliknya, dia semakin termotivasi untuk mengangkat performa pasukannya pada putaran kedua. Pekan ini, Serpong City akan jumpa Salfas Soccer yang tengah menanjak performanya.

“Kami mesti bisa menjadikan kekurangan jadi kekuatan tim. Tim ini tidak kalah di lapangan, cuma kurang kompak di luar lapangan,” kata Rochmat. Ini tak lain karena banyak pemain tak bisa hadir saat latihan. Tanpa latihan bersama secara intens akan sulit tercipta kolektivitas permainan.*Furqon Al Fauzi


Jadwal LHTS U-13 Pekan 12
Grup Top

Minggu, 13 Januari 2019
Remaja MD vs Asia FS
Persigawa vs TMP-Soccer One
Salfas Soccer vs Serpong City
Benteng Muda vs Buperta
Ragunan SS vs Villa 2000
Putra Selatan vs Bina Taruna

Grup Skor
Sabtu, 12 Januari 2019

Petrostream vs Matador Mekarsari
Sukmajaya vs Tajimalela FA
ASIOP Apacinti vs Bintang JS
ASTAM vs Kabomania
Tunas Cileungsi vs Siaga Pratama
ISA Fossbi T vs Citeureup Raya

 

 

n
Penulis
nana sumarna