ONE CHAMPIONSHIP
Menanti Performa Ciamik Anthony Engelen di One: Eternal Glory
09 Januari 2019 20:08 WIB
berita
Anthony “The Archangel” Engelen menutup tahun 2018 melalui dua kemenangan sensasional
JAKARTA - Anthony “The Archangel” Engelen menutup tahun 2018 melalui dua kemenangan sensasional hanya dalam selang waktu delapan hari. Ia berhasil mengalahkan Meas Meul di Singapura dan Jimmy Yabo di Jakarta, keduanya dalam ronde pertama.

Atlet berusia 33 tahun yang mewakili Indonesia dan Belanda di ajang beladiri terkemuka ini akan menghadapi Won Il-kwon dari Korea Selatan di kelas bulu pada ajang ONE: ETERNAL GLORY yang akan dihelat pada Senin, 19 Januari di Istora Senayan Jakarta.

Anthony tentu ingin membuka tahun 2019 lewat performa ciamik untuk memperpanjang rekor kemenangannya. Saat ini, atlet yang bernaung di bawah IndoGym tersebut telah mengukir delapan kemenangan dan empat kekalahan sejak tampil perdana di ajang profesional mixed martial arts (MMA) enam tahun lalu.


Baca Juga :
- Pertarungan Dejdamrong vs Jeremy, KO atau TKO
- ONE: A New Era, Tarung Ulang Shinya Aoki Vs Eduard Folayang Paling Ditunggu



Tampil di depan pendukungnya sendiri tentu akan memberi semangat tambahan bagi Anthony, seperti saat ia megalahkan Jimmy Yabo November lalu. Tampil garang sejak bel dibunyikan, Anthony tidak memberikan kesempatan pada lawan asal Filipina tersebut untuk mengembangkan kemampuanya.

Anthony terlihat jelas mengincar pertarungan bawah sejak awal dan berhasil melancarkan beberapa tendangan untuk menjatuhkan dan mengajak lawannya bergulat diatas matras.

Anthony, yang memiliki latar belakang sebagai atlet kick boxing dan Brazilian Jiu-jitsu, membutuhkan waktu 2 menit dan 35 detik untuk keluar sebagai pemenang. Dia melancarkan kuncian rear-naked choke terhadap lawannya dan memaksa atlet berusia 37 tahun tersebut untuk menyerah.

Kemenangan berikutnya di Jakarta akan semakin mengukuhkan posisinya sebagai penantang potensial untuk meraih gelar di bulu yang saat ini digenggam oleh Martin “The Situ-asian” Nguyen.

“Selain mengincar target untuk menjadi juara di ONE featherweight, target saya yang utama adalah untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi keluarga saya,” ujar Anthony sesaat setelah kemenangannya November lalu.

“Secara pribadi, saya merasa bangga dan beruntung bisa melakukan apa yang saya cintai dan membaginya dengan pendukung saya di Jakarta,” tambahnya.

Namun, mengalahkan Il-Kwon bukanlah perkara mudah. Atlet asal 'Negeri Ginseng' tersebut belum pernah terkalahkan sejak menjalani debut di ajang beladiri campuran pada tahun 2014 lalu.

Digadang-gadang sebagai petarung masa depan Korea Selatan, “The Pretty Boy” telah tampil sebanyak 7 kali dan kesemuanya dia akhiri dengan kemenangan.


Baca Juga :
- Dua Atlet ONE Asal Indonesia Berbagi Pengalaman #RandomActofKindness
- ONE Championship Ikat Kerja Sama dengan Shooto


Kemenangan terakhirnya dia dapatkan setelah mengalahkan atlet Jepang Toshihiro Shimizu Oktober lalu lewat keputusan juri.

Laga di Jakarta nanti akan menjadi debut Il-kwon di ajang One Championship dan tentu saja ia ingin menunjukan performa impresif untuk membuktikan bahwa dirinya layak berada di jajaran atlet top dunia.*

news
Penulis
Suryansyah