TOP FEATURE FOOTBALL
Roa Pilih Jalan Religius
04 Januari 2019 04:16 WIB
berita
Carlos Roa - TopSkor/Istimewa
CARLOS Angel Roa salah satu mantan kiper timnas Argentina pada era 1990-an mempunyai kepribadian yang patut dicontoh. Sebagai pesepak bola profesional, Roa menjadi insan  yang religius. Kisahnya bermula dari  Avellaneda, kota pelabuhan Buenos Aires yang dipisahkan oleh Sungai Matanza. Di sanalah karier profesionalnya sebagai penjaga gawang dimulai.

Bersama Racing Club ia melakukan debutnya pada November 1988 dalam usia 19 tahun dan bersama Racing Club mencatatkan 109 penampilan. Pada 1994 Roa pindah untuk bergabung dengan Club Atletico Lanus. Dia menggantikan posisi pemain yang disanjungkan kala itu, Marcelo Ojeda karena berlabuh ke La Liga, Spanyol.


Baca Juga :
- Indra Sjafri Mantu, Berikut Doa dari Menpora
- Ali Daei Berkibar dengan Daei Sport




Dalam tiga tahun di La Fortaleza—julukan Lanus—membuat Roa disayangi oleh klub dan suporter setia di sana. Roa bermain 107 pertandingan dan membawa kesuksesan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Bersama Roa, Lanus meraih tiga musim finis di tempat ketiga berturut-turut. Kegemilangannya bersama Lanus, membuat Real Mallorca kepincut dan membeli Roa pada musim panas 1997. Dalam bayangan masa itu di Lanus, Roa berhasil membantu tim yang tidak dikenal mencapai kesuksesan yang tak terbayangkan sebelumnya.


Baca Juga :
- Sukses Mia lewat Winner Never Quit
- Johan Halls : Dari Arsenal hingga Catwalk


Ditengah prestasi bersama Mallorca, Roa meminta untuk cuti bermain di lapangan hijau dan “mengasingkan” diri di gereja. Sebelumnya, Nasrani yang taat ini juga sempat diuji dengan penyakit yang bisa saja mematikan dirinya yaitu malaria dan kanker. Namun, dengan keteguhan hatinya ia dapat melewatkan masa kritis tersebut. Momen perenungannya itulah yang kemudian menjadi titik tolak dalam karier dan kehidupan Roa.

“Saya menghabiskan satu tahun di salah satu pedesaan Santa Fe, New Mexico, melakukan banyak membaca dan belajar mengenai agama, bagaimana menjalani kehidupan yang lebih baik dan lebih bermakna,” ujar Roa. Dirinya baru kembali bersama Mallorca pada 2000. Setelah masa cutinya, ia mengaku banyak pelajaran yang didapat dan juga membuatnya bangkit kembali dengan keinginannya untuk kembai tampil di lapangan.

Namun, ada syarat yang harus diterima Mallorca yaitu mereka tidak dapat menurunkan Roa pada hari Sabtu. “Hal ini saya lakukan untuk menghormati ajaran agama saya sebagai hari istirahat seperti apa yang diajarkan juga oleh gereja saya,” kata Roa. Pada 2002, setelah kontraknya berakhir, Roa pindah ke Albacete, salah satu klub kasta ketiga di liga Spanyol. Roa kembali tampil mengagumkan untuk tim yang relatif kurang berhasil secara historis dengan mengantarkan Albacete hingga ke kasta tertinggi La Liga.

Tidak hanya bersama klub Roa juga sempat sensasional kala mengawal Argentina di Piala Dunia 1998 di Prancis. Ia berhasil menghentikan timnas Inggris dalam drama adu pinalti. Uniknya pada pertandingan ini Roa sempat diragukan karena mengalami kebobolan dua gol dalam kurun waktu enam menit yang diciptakan Alan Shearer dan Michael Owen. Namun, semua itu dijawab olehnya dengan kemenangan dramatis.*CR6

Sukses di Mallorca
MALLORCA yang baru saja promosi membutuhkan kekuatan untuk bersaing di liga. Bersama Carlos Roa, Mallorca pun dibawa terbang menggapai prestasi. Mallorca berhasil menjadi Runner-Up Piala Raja 1997/98 sebelum dikalahkan oleh tim penuh bintang FC Barcelona. Selain itu, Mallorca juga dibawa finis di posisi ketiga dibawa Barcelona dan Real Madrid.

Roa sempat menjadi kiper yang sulit ditembus pada La Liga 1997/98. Ia hanya kebobolan satu gol disetiap 108 menit. Pada musim itu Mallorca hanya kemasukan 12 gol, lebih sedikit dari sang juara Barcelona dan itu setengah dari jumlah kemasukan runner up, Real Madrid.

Roa juga dinobatkan sebagai Kiper Eropa ESM, sebuah penghargaan yang dimenangkan oleh Angelo Peruzzi dua tahun sebelumnya, dan Oliver Kahn dua tahun berikutnya. Selain itu, Roa juga mendapatkan penghargaan Ricardo Zamora. Gelar untuk kiper terbaik di La Liga.

 

n
Penulis
nana sumarna
news