MOTOGP
Ducati Kurangi Jumlah Tim Satelit di MotoGP 2019
03 Januari 2019 13:13 WIB
berita
Ducati gunakan enam motor untuk tiga pembalap utama
VALENCIA - Ducati akan mendapat manfaat dari penyederhanaan jumlah tim satelitnya di MotoGP 2019. Kepala teknis tim Ducati Gigi Dall'Igna menyebut hanya menurun enam motor untuk tiga pembalap utamanya.

Ducati Desmosedicis berkompetisi bersama karya-karya Ducatis musim lalu dengan pembalap Angel Nieto dan Avintia Racing keduanya akan turun di GP 16 dan GP 17. 


Baca Juga :
- WAWANCARA - Marquez: Persaingan MotoGP 2019 Belum Selesai
- Podium di MotoGP Amerika, Jack Miller Incar Kursi Tim Utama Ducati




Kini, Nieto tak muncul pada balapan tahun 2019. Tim asal Spanyol ini akan  digantikan oleh tim satelit baru dari Yamaha yang disokong Petronas. Sementara Avintia akan memiliki dua pemabalp di GP18 untuk Karel Abraham dan Tito Rabat.

Ditambah dengan entri khusus karya Pramac untuk Jack Miller dan GP18 tahun rookie Francesco Bagnaia, ini berarti hanya dua iterasi berbeda dari Desmosedici yang akan diwakili di MotoGP tahun ini.


Baca Juga :
- Alex Rins Juara GP AS, Team Suzuki Ecstar MotoGP Catat Podium Kedua
- Dovizioso Akui Tak Punya Strategi Saat Balapan di MotoGP Qatar


"Kami memiliki dua motor lebih sedikit. Ini memalukan dalam hal uang karena pasti tim membantu kami dalam hal ekonomi," ujar Dall'Igna dilansir Autonews.

"Tetapi pada akhirnya kami menyederhanakan sistem karena sampai [akhir] 2018 kami memiliki tiga spesifikasi motor berbeda di grid dan ini tidak mudah untuk dikelola."

"Untuk musim depan kami memiliki tiga pembalap dengan motor 2018. Jadi pastinya kami mendapatkan lebih sedikit uang, tetapi dalam hal penyederhanaan ini adalah langkah maju," tandasnya.

Bagnaia, yang lulus ke MotoGP sebagai juara Moto2 yang berkuasa dan terkesan dalam tes pertamanya dengan Pramac di Valencia dan Jerez, telah dipasangkan dengan kepala kru Cristian Gabarrini - yang sebelumnya bekerja dengan Jorge Lorenzo.

Danilo Petrucci, yang dipromosikan dari Pramac ke tim pekerja sebagai pengganti Lorenzo yang terikat Honda, akan terus bekerja dengan Daniele Romagnoli sebagai kepala krunya.

Dall'Igna mengatakan kesamaan antara gaya berkuda Bagnaia dan Lorenzo berperan dalam gerakan kepala kru. Tpi menegaskan itu adalah bagian dari pendekatan yang lebih luas oleh Ducati untuk mengembangkan pembalap melalui tim satelit topnya.

"Saya ingin menggarisbawahi bahwa kami mendekati pembalap baru dengan cara yang berbeda dibandingkan dengan pabrikan lain, karena kami memutar teknisi antara dua tim, Pramac dan tim pabrikan Ducati, agar memiliki kontinuitas untuk pembalap," dia berkata.*
 

news
Penulis
Suryansyah
news