news
LIGA ITALIA
Lepas Coutinho, Inter Rugi 10 Kali Lipat
01 January 2019 19:36 WIB
berita
Philippe Coutinho saat masih memperkuat FC Internazionale pada 2010-2013 sebelum akhirnya dilepas ke Liverpool dan Januari lalu berseragam Barcelona. (Foto: EuroSport.co.uk)
MILAN - Direktur Olahraga FC Internazionale Piero Ausilio mengakui punya penyesalan terbesar di bursa transfer. Yaitu, saat melepas Philippe Coutinho ke Liverpool pada Januari 2013 silam.

Ketika itu, Coutinho memang sudah jadi andalan di skuat I Nerazzurri. Sayangnya, faktor usia yang membuat mereka terpaksa menjualnya ke The Reds senilai 13 juta euro (sekitar Rp 216 miliar).




Baca Juga :
- Neymar Terbang ke Barcelona Bersama Pacar Barunya yang Doyan Selfie Bikini
- Piala Super Spanyol Digelar di Arab Saudi, Protes Pun Berdatangan




Meski, Inter merekrut pemain asal Brasil itu dari Vasco da Gama hanya mengeluarkan empat juta euro. Namun, betapa kagetnya mereka ketika Barcelona berani merogoh 130 juta euro demi mendatangkan Coutinho dari Liverpool pada 6 Januari lalu!.

"Penyesalan terbesar saya tanpa keraguan lagi Coutinho. Saya akan jujur (Melepasny) bukan masalah ekonomi. Sebab, ketika menjual ke Liverpool, kami membeli Mateo Kovacic dan Mauro Icardi," kata Ausilio kepada Sky Sport Italia.


Baca Juga :
- Update Hasil dan Klasemen La Liga Spanyol, Senin Dini Hari WIB
- Messi Berhak Dapat Ballon d'Or Lagi, Ini Reaksi Fan


"Kami semua di manajemen akan dengan senang hati mempertahankan Coutinho hingga 20 tahun lagi. Namun,  ada masalah yang sangat penting Coutinho kurang bermain."

Pernyataan pria 46 tahun ini beralasan. Ketika itu, Coutinho butuh tampil reguler demi mengasah jam terbang.

Sekaligus, ambisi memperkuat Brasil di Piala Dunia 2016. Hanya, Inter kurang memberi tempat hingga Liverpool menyambutnya dengan terbuka.

"Setiap enam bulan sekali, ada pemain yang datang. Mereka ingin bertahan dengan tampil secara teratur. Sebaliknya, jika yang ingin pergi karena kurang mendapat tempat," Ausilio, menambahkan.

Coutinho kini menjelma sebagai salah satu pemain terbaik di dunia. Namun, gelandang 26 tahun ini tentu selalu mengingat jika kariernya dimulai bersama Inter di Seri A pada 2010-2013.***

news
Penulis
Choirul Huda
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
news
news