news
UMUM
IFSC Akan Kirim Ahli Bantu Pembangunan Venues Panjat Tebing di DKI
14 December 2018 18:56 WIB
berita
Presiden IFSC Marco Maria Scolaris saat menerima kunjungan kerja Komisi E DPRD DKI Jakarta di Turin, Italia, Jumat (14/12).
TURIN - Pemprov DKI Jakarta akan membangun venue panjat tebing berstandar internasional. Federasi Panjat Tebing Internasional (IFSC) akan mengirimkan ahli untuk membantu.

Hal itu diungkapkan Presiden IFSC Marco Maria Scolaris saat menerima kunjungan kerja Komisi E DPRD DKI Jakarta di Turin, Italia, Jumat (14/12). Komisi E DPRD dipimpin ketuanya HE Syahrial didampingi Steven Setiabudi Musa, Indrawati Dewi, Sereida Tambunan dan Meity Magdalena Ussu (anggota).




Baca Juga :
- Wanita Laba-Laba Indonesia Ini Mencuri Perhatian Dunia
- Ini Video Aries Susanti Pecahkan Rekor Dunia Panjat Tebing




"Selain masukan, kami juga akan mengirim ahli agar pembangunannya sesuai dengan standar internasional," ujar Marco.

Pihaknya juga akan melihat kesesuaian lokasi yang akan dibangun Pemprov DKI Jakarta. "Selain pembangunan fisiknya, kami juga akan mengirim ahli sports managernya," kata dia.


Baca Juga :
- Usaha Aries Susanti Raih Medali Emas dan Pecahkan Rekor Dunia dengan Jari Cedera
- Raih Medali Emas, Aries Susanti Pecahkan Rekor Dunia Panjat Tebing


Dia mengatakan, akan menggelar sosialisasi tentang standar internasional pada tahun depan. "Paling tidak tinggi tebingnya berkisar 15 sampai 17 meter. Jangan lebih dari itu," tegasnya.

Pada kesempatan itu dia optimistis Indonesia akan menjadi salah satu kekuatan panjat tebing di dunia.

Sementara itu, Ketua Komisi E DPRD DKI HE Syahrial mengungkapkan, kunjungan kerja ke IFSC ini sekaligus menjawab kepedulian pihaknya terhadap olahraga panjat tebing di DKK.

"Pada saat Asian Games lalu, atlet DKI Jakarta Puji Lestari menyumbangkan satu emas dan satu perak," ujarnya.

Atas dasar prestasi itulah, Komisi E menganggarkan dana Rp 54 miliar untuk pembangunan venues panjat tebing di Jakarta.

"Anggaran itu ada di Dinas Olahraga. Ini merupakan kepedulian Komisi E terhadap kemajuan olahraga di DKI," ujar politisi PDI Perjuangan itu.
Syahrial menyambut baik keinginan IFSC untuk mengirimkan ahlinya membantu pembangunan venues di Jakarta.

"Niat baik IFSC ini harus menjadi perhatian serius Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta," ujarnya.

Dia optimistis, jika semua itu terjadi, atlet Jakarta mampu mendulang prestasi di Olimpiade Jepang 2020.*

loading...
news
Penulis
Suryansyah
news
news