UMUM
Jadi Skuat Inti U-16 Leganes Spanyol, 2 Remaja Indonesia Ini Berharap Main di La Liga
07 Desember 2018 08:08 WIB
berita
Syukran Arabia Samual (kanan) dan Andrian Rusdianto merangkai mimpi di La Liga Spanyol/Kemenpora
Syukran Arabia Samual dan Andrian Rusdianto tidak seperti kebanyakan remaja umumnya. Keduanya tengah merangkai mimpi di Spanyol untuk menjadi pemain sepak bola profesional. 

Modal itu sudah dikantongi Sykuran Arabia dan Rusdianto. Keduanya kini tengah menimba ilmu di klub La Liga CD Leganes U-16. Mereka tinggal menunggu waktu untuk menandatangani kontrak profesional. 

"Amien... Semoga impian itu terwujud," kata Arabia dan Andrian yang berharap bisa membela timnas U-16 Indonesia.


Baca Juga :
- Cetak Gol, Mata Jadi Pemain Kelima Spanyol yang Bukuhkan 50 Gol di Liga Primer
- Prediksi Real Madrid Vs Valencia: Momentum Kebangkitan di Bernabeu



Terpilih Arabia dan Adrian masuk skuat inti U-16 Leganes tentu penuh perjuangan. Tidak datang dengan sendirinya. Awalnya mereka masuk radar tim pemandu bakat CDA Navalcanero, Spanyol pada 2015. Ketika itu, Syukran Arabia dan Adrian tampil di turnamen Football Barcelona Cup bersama tim Sepak Bola Anak Indonesia (SBAI).

"Tes seleksinya macam-macam selama seminggu. Beberapa bulan kemudian dipanggil lagi dan dinyatakan lulus," tutur Sukran Arabia menceritakan awal masuk Leganes yang saat itu tengah bermain di Liga TopSkor membela Kabomania. 

Setelah setahun masa percobaan dalam akademi Navalcanero, grafik perkembangan keduanya cukup pesat. Sampai akhirnya mereka menapak di tempat pelatihan di Leganes dan Getafe.

Putra H Azis Samual dan Hj. Heni Nur'aeni ini merasa bahagia dengan adanya kesempatan langka ini. Mereka tak akan menyia-nyiakan kesempatan besar ini. Meski butuh waktu untuk adaptasi.

"Awalnya memang susah dan sempat boring. Terutama soal makanan dan bahasa. Butuh waktu untuk adaptasi. Tapi, sekarang kami malah betah di sana," ujar Azis Samual, ayah Syukran Arabia. 

Begitu tahun pertama lolos, kata Aziz Samual, Alhamudulillah mereka berhasil masuk tim inti Leganes U-16. "Sekarang mereka sudah dijamin di sana. Termasuk sekolahnya di sana. Kami tak mengeluarkan uang sama sekali," kata Azis Samual yang mensupport pilihan anaknya berkarier di sepak bola. 

Bisa menembus Eropa memang impian Syukran. Remaja kelahiran Bogor 8 Juli 2003 ini berhasrat bisa masuk Akademi Sepak Bola Barcelona, La Masia. Tapi, bisa menginjak rumput CD Leganes dia bersyukur.

"Saya ingin menimba ilmu di La Masia, karena saya mengidolakan Barcelona. Pemain favorit saya adalah Carles Puyol. Tapi, saya bersyukur dilirik Leganes," ujar Syukran yang pernah tampil di Gothia Cup 2016 bersama Tim TopSkor Indonesia.

Setali tiga uang dengan Syukran yang bermain sebagai libero, Andrian mengakui ini kesempatan langkah. Remaja kelahiran Sidoarjo 29 Mei 2003 tak ingin mensia-siakan.

"Ini momen bersejarah dalam hidup saya. Saya ingin meneruskan cita-cita ayah untuk menjadi pemain sepak bola profesional," tutur Andrian yang dijuluki Messi-nya Indonesia.

“Sebuah kebanggaan tersendiri saya bisa dilirik oleh Leganes. Ini bakal menjadi penunjang karier saya untuk semakin meningkat lagi."


Baca Juga :
- Intip Latihan Barcelona Jelang Hadapi Atletico Yuk!
- Latihan Kekompakan Tim ala Espanyol yang Kocak!


Kini, keduanya diizinkan pulang untuk membela Timnas Pelajar U-15 Indonesia di turnamen Bali International Football Championship (IFC) yang berlangsung 2-9 Desember 2018. Pada 7 Januari nanti, mereka akan kembali ke markas Leganes, Spanyol.

"Mereka sudah matang lebih dari usianya. Syukran sangat tenang dan punya visi sepak bola yang bagus. Cara dia memotong bola, menjaga lawan dan pertahanan begitu baik. Andrian penguasaan bolanya bagus. Punya kecepatan dan lincah. Jika dia pegang bola di daerah penalti, kemungkinan terjadi gol sangat besar. Mereka masa depan sepak bola Indonesia," ujar Ricky Yakubi, mantan pemain Indonesia.**

news
Penulis
Suryansyah