UMUM
Taklukkan Cina, Timnas Pelajar U-15 Indonesia ke Final IFC 2018
06 Desember 2018 20:45 WIB
berita
Selebrasi timnas pelaja U-15 Indonesia/Kemenpora
BADUNG - Perjuangan melelahkan itu akhirnya terbayar kontan. Timnas Pelajar U-15 Indonesia melaju ke final Bali International Football Championship (IFC) 2018.

Tertinggal lebih dulu tak mengendorkan mental tim yang dikomandoi kapten Syukran Arabia Samual. Tims Pelajar U-15 Indonesia malah lebih militan. Bahkan mampu menyudahi pertandingan dengan kemenangan 3-1 atas Hubel Football Association dari Cina.

Laga semifinal di Stadion Beji Mandala, Desa Pecatu, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (6/12) itu memang berlangsung seru. Hujan yang sempat membasahi lapangan  membuat pertandingan makin menarik. 


Baca Juga :
- Bara FC Tantang Timnas Pelajar U-15 Indonesia di Final
- Negeri Balapan Formula 3..! Mobilnya Terbang, Gadis 17 Tahun Patah Tulang Belakang



Laga baru berjalan tujuh menit, Hubel Football Association unggul lebih dulu lewat gol Wang Linjie. Tapi Timnas Pelajar U-15 Indonesia tidak down. Syukran Arabia Samual dan kawan-kawan mencoba mencari celah mengingat pemain lawan memiliki keunggulan postur tubuh yang lebih tinggi.

Gol balasan akhirnya tercipta di menit 23 melalui Ardi Ardiana. Kepercayaan diri tim pelajar Indonesia makin tinggi. Ardi kembali mengukir namanya di papan skor pada menit 49 dan membalikkan keadaan jadi 2-1.

Tendangan bebas Mohamad Afif Fathoni di menit 59 merobek gawang Hubel yang dikawal kiper Zhang Mingkai. Gol tersebut mengunci kemenangan tim racikan Firman Utina dengan skor 3-1.

"Kami memang sempat kehilangan kontrol di babak pertama. Tapi, kami berusaha mengejar ketinggalan dan akhirnya berhasil. Semoga ke depan kami lebih kompak dan bisa juara," kata kapten Syukran Arabia Samual. 

Sementara itu, pelatih Firman Utina mengakui pertandingan ini menguras energi. Mantan pemain nasional itu mengatakan sempat mengintip permainan Hubel sebelumnya. Diyakini pertandingan akan berjalan ketat.

"Ini partai yang membawa energi penuh. Wajar jika anak-anak grogi di babak pertama. Ketika kecolongan gol, saya berusaha tidak panik agar anak-anak bisa berbuat lebih," ujar Firman Utina.

Kunci kemenangan timnya menurut mantan pemain nasional itu lantaran timnya bermain agresif dengan melakukan tekanan, sehingga lawan membuat kesalahan sendiri. 

"Mereka memakai skema 3-5-2. Kami sudah mengantisipasinya. Kami memanfaatkan dengan pressing sehingga mereka membuat kesalahan sendiri," ulasnya. 


Baca Juga :
- Reaksi Marah-Marah Pelatih Timnas U-19 Malaysia Usai Kalah dari Cina
- Guus Hiddink Terlihat di Stadion Patriot Bekasi


Firman meminta pemainnya tidak terlalu larut dalam euforia usai kemenangan ini, karena masih ada satu pertandingan penting: final! "Saya tak pilih lawan di final. Siapa pun yang lolos tentu itu yang terbaik, Bara FC atau pun Felda United Football. 

"Semua tim di semifinal bagus. Kami minta para pemain konsentrasi penuh. Jangan euforia dulu. Perjuangan belum selesai," imbuhnya.*
 

news
Penulis
Suryansyah