UMUM
Prihatin dengan Prestasi Golf Indonesia, Alasan Muhdi PR Inisiatif Jadi Ketua PB PGI
05 Desember 2018 18:10 WIB
berita
Foto bersama Ketua PB PGI Muchdi Purwoprandjono bersama pengurus lainnya periode 2018-2022. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)
JAKARTA - Golf merupakan olahraga yang dalam satu dekade terakhir berkembang pesat di Tanah Air. Permaianan yang menggunakan tongkat (stick) dan bola kecil ini sangat digemari masyarakat Indonesia.

Mulai dari kalangan elite, pelajar, hingga masyarakat umum. Sayangnya, prestasi golf Indonesia bertolak belakang dengan antusiasme publik.

Itu terlihat sepanjang tahun ini dengan golf cenderung stagnan dalam persaingan internasional. Bahkan, pada Asian Games 2018, bisa dibilang prestasi Merah-Putih meredup dengan gagal meraih satu medali pun dari 12 yang tersedia.


Baca Juga :
- Lebih Dekat dengan Percha Leanpuri: Calon Ketua PBI 2018-2022
- Muchdi Pr. Terpilih sebagai Ketua PGI Sah



Ini ironis mengingat Indonesia sebagai tuan rumah tapi di golf hanya mampu jadi penyelenggara yang baik. Apalagi, setelah tahu Filipina keluar sebagai juara umum dengan merebut dua emas dan satu perak.

Berdasarkan fakta tersebut, Muchdi Purwoprandjono tergerak untuk membangkitkan kembali prestasi olahraga nasional. Yaitu, dengan memimpin Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI).

Pria 69 tahun itu terpilih sebagai ketua organisasi golf di Tanah Air sejak Musyawarah Nasional (Munas) di Surabaya pada 29 November lalu. Ketika itu, Muchdi walk out (WO) di tengah acara dengan dukungan puluhan pengurus lainnya.

"Saya prihatin dengan golf selama ini. Terutama pada Asian Games 2018. Bayangkan, dari 12 medali yang tersedia, Indonesia tidak kebagian apa-apa," ujar Muchdi saat ditemui di Emeralda Golf Club, Cimanggis, Depok, Rabu (5/12).

"Bahkan, perunggu pun tidak. Padahal, main di rumah sendiri. Namun, Indonesia tertinggal jauh dari Filipina. Okelah, jika pesaingnya Cina, Jepang, dan Korea Selatan yang sudah level Asia. Nah, ini Filipina, sesama Asia Tenggara."

Muchdi menegaskan, enggan mengumbar janji dalam kepemimpinan empat tahun ke depan. Namun, jenderal berbintang dua ini bertekad untuk membenahi secara menyeluruh.

Terutama, dari segi pembinaan yang menurutnya sangat krusial. Muchdi juga membeberkan proyeksi jangka pendek dan panjang demi kemajuan golf Indonesia.


Baca Juga :
- Hadapi SEA Games 2019, Ini yang Dilakukan e-Sport Indonesia
- Kejar Poin Olimpiade, Tim Karate Ikuti WKF di Shanghai


"Saya menggeluti golf sudah 30 tahun. Saya tahu, Indonesia punya ratusan lapangan golf dibanding 30 milik Filipina. Namun, kenapa prestasi (di Asian Games 2018), kita kalah?" Muchdi, mengungkapkan dengan nada bergetar.

"Untuk itu, atas permintaan dari perwakilan pengurus provinsi, kota, dan sebagainya. Saya siap mengemban amanah ini. Saya akan berusaha dengan yang utama fungsi pembinaan agar bisa prestasi. Termasuk, yang terdekat pada SEA Games 2019 di Filipina."***

news
Penulis
Choirul Huda
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87