UMUM
Hadapi SEA Games 2019, Ini yang Dilakukan e-Sport Indonesia
04 Desember 2018 19:53 WIB
berita
Presiden Indonesia e-Sports Association Eddy Lim bersama atlet dan pengurus IeSPA saat menggelar jumpa pers di Media Center Kementerian Pemuda dan Olahraga. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)
JAKARTA – SEA Games XXX/2019 tinggal menghitung bulan. Pesta olahraga antarnegara Asia Tenggara ini akan berlangsung mulai 30 November hingga 11 Desember 2019.

Saat ini, setiap cabang olahraga (cabor) sudah menyiapkan yang terbaik untuk menghadapi SEA Games 2019 tersebut. Termasuk, e-Sport Indonesia yang menargetkan empat medali emas pada multievent yang diselenggarakan di Manila, Filipina, tersebut.

Salah satunya, dengan menggelar Liga Universitas  di lima kota di Tanah Air mulai Februari mendatang. Diharapkan, dari event ini, atlet terbaik akan mewakili Indonesia pada SEA Games 2019.


Baca Juga :
- Hubungan Filipina dan Indonesia Kian Kuat Lewat Filcomin Charity Golf
- Lebih Dekat dengan Percha Leanpuri: Calon Ketua PBI 2018-2022



“Liga Universitas ini berlangsung tiga bulan sejak Februari hingga Mei. Kami akan menggelarnya di lima kota di Tanah Air,” kata Presiden Indonesia e-Sports Association (IeSPA) Eddy Lim dalam jumpa pers di Media Center Kementerian Pemuda dan Olahraga,Selasa (4/12).

“Liga Universitas ini sekaligus jadi ajang seleksi ntuk menjaring atlet-atlet terbaik yang mewakili Indonesia pada SEA Games 2019. Kami juga akan menggelar Kejurnas (Kejuaraan Nasional) 2019. Hanya, terkait adanya Pemilihan Umum,  ada kemungkinan digelar setelahnya.”

Kejurnas e-Sport ini bakal diikuti 12 pengurus provinsi (perprov) IeSPA di Tanah Air. Eddy berharap, dengan menggelar kejurnas ini dapat mencari tim pelapis pada SEA Games 2019 demi memenuhi target empat emas.

Ya, Indonesia menargetkan empat emas dari enam nomor yang diperlombakan pada SEA Games 2019. Saat ini, Eddy mengakui, baru empat nomor yang pasti dipertandingkan.

Itu meliputi Dota 2, NBA 2K19, Hearthstone, dan Mobile Legend. Sementara, dua nomor lagi belum disepakati Filipina sebagai tuan rumah, termasuk Clash Royale yang jadi andalan Indonesia.

Bisa dipahami mengingat e-Sport ini kali pertama dipertandingkan pada SEA Games 2019. Sebelumnya, cabor ini pernah diperlombakan pada Asian Games 2019.


Baca Juga :
- Muchdi Pr. Terpilih sebagai Ketua PGI Sah
- Prihatin dengan Prestasi Golf Indonesia, Alasan Muhdi PR Inisiatif Jadi Ketua PB PGI


Ketika itu, Indonesia sukses meraih dua medali. Itu meliputi satu emas dari Clash Royal dan perak (Hearthstone).

“Kami menargetkan di SEA Games 2019 harus lebih tinggi lagi. Ya, (target) emas lah setelah di Asian Games 2018 dapat perak,” kata Joe Hendry Handisurya yang meraih perak Hearthstone pada Asian Games 2018.***

news
Penulis
Choirul Huda
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87