news
KICK OFF
MU Butuh Banyak Petarung
03 December 2018 04:00 WIB
berita
MAD dog atau anjing gila. Jose Mourinho memang memiliki kiasan untuk menggambarkan sesuatu. Mourinho pernah mengibaratkan Karim Benzema sebagai kucing dan Gonzalo Higuain sebagai anjing ketika masih menangani Real Madrid. Seorang pemburu harus ditemani dengan anjing yang bagus untuk mendapatkan targetnya. Demikianlah kiasan pelatih asal Portugal ini terkait Benzema dan Higuain. Ketika itu, kedua penyerang ini sangat dibutuhkan gol-golnya untuk Los Merengues.

Kini, kata “anjing” kembali muncul dari Mourinho setelah hasil imbang 2-2 lawan Southampton, Sabtu (1/12) atau Minggu dini hari WIB. Pelatih Manchester United (MU) ini menggunakan kata tersebut untuk mengibaratkan tentang sosok pemain yang rajin mencari bola, merebut bola, melakukan tekanan terhadap lawan dalam sepanjang pertandingan, berlari tanpa lelah, dan mencari peluang. Pemain yang mampu bangkit setelah dijatuhkan dan kembali berlari dengan semangat yang tidak berubah.




Baca Juga :
- Jalan Terjal Liverpool
- Kekuatan Barca Bakal Lebih Dahsyat




Menurut Mourinho, tidak ada pemain MU dengan karakteristik tersebut saat lawan Southampton, kecuali Marcus Rashford. Mad dog, pemain yang mampu memberikan perlawanan. Dan, Rashford pemain dengan karakteristik tersebut. Perannya bukan hanya dari statusnya sebagai penyerang melainkan dapat memberikan inspirasi kepada rekan setimnya. Rashford yang memberikan assist untuk dua gol MU yang diciptakan Romelu Lukaku dan Ander Herrera.

Dengan demikian, berarti pula, ada sejumlah pemain MU yang tidak memiliki agresivitas. Bahkan, Mou menyindir dengan tajam bahwa pemain yang tidak memiliki semangat petarung itu karena mereka memang tidak memilikinya. Mourinho tidak menyebutkan nama meski demikian jelas bahwa ini menjadi sindiran untuk pemain tertentu seperti Paul Pogba, Marouane Fellaini, Nemanja Matic, atau bahkan Scott McTominay hingga Lukaku dan Herrera.


Baca Juga :
- Conte Mampu Membuat Pemain Bangkit
- Kini Banyak yang Meragukan Solskjaer


Dengan hasil lawan Southampton, MU memang membutuhkan banyak mad dog karena hasil tersebut membuat Tim Setan Merah belum lagi meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir Liga Primer. MU kalah dari Manchester City, lalu imbang beruntun lawan Crystal Palace dan Southampton. Ini kali pertama sepanjang 2018/19 ini MU tidak mampu meraih kemenangan dalam tiga laga beruntun di Liga Primer. Dengan demikian, ambisi untuk ke papan atas atau empat besar klasemen bakal menjadi semakin sulit.
Belum terlambat bagi MU untuk mencoba berjuang ke empat besar. Asalkan, semua pemain MU memiliki jiwa petarung yang agresif dalam memenangkan dan mendapatkan bola. Aspek ini yang memang harus segera mereka miliki karena dua hari lagi atau Kamis (5/12), mereka akan menghadapi laga penting menghadapi Arsenal dalam lanjutan Liga Primer.*Irfan Sudrajat

 

loading...
n
Penulis
nana sumarna
news
news