LIGA TOPSKOR
Tolak Diklat Demi LHTS
31 October 2018 04:08 WIB
berita
Muhammad Sadewa Ramadhan - TopSkor/Ady Sesotya
DEMI bisa bermain di Liga Hansaplast TopSkor (LHTS) U-13, Muhammad Sadewa Ramadhan, rela melepas kesempatan menimba ilmu sepak bola di Diklat Merden, Jawa Tengah. Padahal, Merden salah satu yang terbaik di Jateng. Alasan Sadewa, tak ingin jauh-jauh dari teman yang sudah sangat dekat.

Selain itu, Sadewa beranggapan, bila tampil di LHTS U-13, kesempatannya untuk mewujudkan cita-cita sebagai pesepak bola profesional, lebih besar. Sebab, bibit-bibit unggul dalam kompetisi bergengsi ini dipantau langsung oleh Direktur Teknik PSSI Danurwindo.




Baca Juga :
- Liga TopSkor U-13: Kejutan, Tim Promosi Erlangga FC Taklukkan Salfas Soccer
- Liga TopSkor U-13, Hattrick Rizky Fadhilah Bawa Astam Taklukkan Ragunan SS




“Saat itu ada sebuah kejuaraan, di mana pemain-pemain terpilih dapat beasiswa di diklat. Salah satunya Sadewa. Dia nangis, karena gak mau jauh dari teman-temannya di Jakarta. Katanya dia mau main di Liga TopSkor Jakarta, karena mimpinya main untuk timnas bisa terwujud,” kata Sugianto, ayah Sadewa.

Memperkuat tim besar seperti Persija atau PSM, jadi mimpi terbesar putra ketiga dari pasangan Sugianto dan Nani Riani ini. Hanya dua klub itu yang ingin diperkuat Sadewa jika dewasa nanti. Karenanya, Sadewa bertekad mengasah kemampuannya agar bisa dilirik dua klub tersebut.


Baca Juga :
- Liga TopSkor U-13, Gol Tunggal Farrel Menangkan BJS Atas Buperta
- IPI GS dan SSJ Arcamanik Terhenti di Babak Play Off


Meskipun berposisi sebagai bek, yang kemudian membawanya terpilih sebagai player of the week pekan kedua LHTS U-13, Sadewa justru mengidolai sosok dengan posisi striker yakni Marko Simic dan gelandang serang William Jan Pluim. Menurutnya, kedua pemain tersebut merupakan sosok vital tim.

“Saya ingin seperti mereka, punya pengaruh besar untuk permainan tim dan kerap menentukan. Tidak peduli dimainkan di posisi apa sama pelatih yang penting bisa memberikan kontribusi maksimal buat tim,” kata Sadewa. Untuk itu ia berjanji akan semakin giat berlatih.

Siswa SMPIT Pluit Raya tersebut tidak asal bicara. Demi mewujudkan cita-citanya, Dewa, sapaan akrabnya, tak keberatan jika pelatih memintanya  tampil di posisi apa saja sesuai kebutuhan tim. Dewa memang pemain serba bisa. Selain kuat sebagai bek, ia juga lugas sebagai winger.

Sugianto menceritakan, anaknya sudah mencoba beberapa posisi. Bahkan, ada pelatih yang menilai Dewa punya naluri seorang striker. “Selain sebagai bek saya juga terbiasa bermain di posisi lain, contohnya striker. Saya ingin menjadi pemain yang serba bisa karena itu akan sangat berguna saat,” kata Dewa.*Furqon Al Fauzi

Biodata
Nama: M. Sadewa Ramadhan
TTL: Jakarta, 30 Oktober 2005
Usia: 13 tahun
Ibu: Nani Riani
Ayah: Sugianto
Sekolah: SMPIT Pluit Raya
Pemain idola: William Jan PLUIM/Marko Simic
Klub Idola: PSM/PERSIJA

Karier
2012-2013     SSB UMS
2013-2018     SSB Emas Muara Angke  
2018             SSB Tunas Cileungsi

 

n
Penulis
nana sumarna