news
TOP INTERVIEW
Ini Bukan Efek Jera
15 October 2018 04:12 WIB
berita
Yana Umar - TopSkor/Istimewa
BANDUNG - Berbagai elemen bobotoh turun ke jalan Sabtu (13/10) lalu di sekitar Gedung Sate, Bandung. Mereka mendemo PSSI untuk memperjuangkan nasibnya yang terpenjara karena hukuman/sanksi Komdis PSSI. Misi yang diusung, Komdis PSSI merevisi produk hukumnya, dan sanksi yang berlaku dianulir.

Sehingga Bobotoh bisa mendampingi Persib Bandung untuk memberi motivasi lebih kepada tim yang tengah berjuang di trek juara. Bagaimana pentolan Viking Persib Club (VPC) Yana Umar melihat sanksi Komdis setelah bobotoh melakukan perlawanan? Berikut obrolannya dengan TopSkor, kemarin:




Baca Juga :
- Debutan Timnas Futsal Indonesia yang Lebih Pede Kalau Jersinya Dimasukkan
- Naik Turun Bukit Jam 1 Siang Jadi Modal Dodi Alexvan Djin ke Timnas U-23




Bobotoh akhirnya bergerak mendemo PSSI…

Itu hal yang wajar karena kami ingin memperjuangkan nasib yang sudah dicederai Komdis PSSI, usai duel Persib Bandung lawan Persija Jakarta. Apalagi selama ini bobotoh sudah cukup santun dalam mendukung Persib di Liga 1.


Baca Juga :
- Wawancara Eksklusif Pelatih Anyar Semen Padang: Tentu Saja Kami Bukan Barcelona
- Ruben Sanadi: Saya Anak Asli Papua, Tidak Ada Perbedaan di Persebaya


Kabarnya akan ada demo lanjutan setelah demo “Bobotoh Melawan Part 1”?

Mungkin saja akan ada demo lagi untuk memperjuangkan nasib agar hukuman atau sanksi Komdis berubah dan menguntungkan bobotoh. Sebab aspirasi bobotoh adalah hukuman yang adil. Bukan mematikan.


*****Untuk selengkapnya, baca di TopSkor hari ini (15 Oktober 2018)*****

 

n
Penulis
nana sumarna
news
news