ASIAN GAMES 2018
Pebasket Indonesia Seperti Liliput Ditelan Raksasa Cina
27 Agustus 2018 21:26 WIB
berita
Pebasket Cina, Wang Zhelin (tengah) melakukan Lay-up melewati pemain Indonesia Jamarr Andre Johnson dipertandingan Babak Perempatfinal Asian Games 2018/INASGOC
JAKARTA - Raksasa itu terlalu tangguh bagi timnas bola basket Indonesia. Tembok setinggi 217 cm pada diri Qi Zhao dan Zhelin Wang (214cm) membuat  pebasket Indonesia seperti liliput. 

Pelatih Foctor Roring pun mengakui timnya berhadapan dengan raksasa. Sangat sulit. Tak ada pilihan dia meminta timnya bermain defense. "Faktor pengalaman tak bisa dibohong. Kita menghadapi raksasa dunia. Pemain Cina tingginya di atas 2 meter. Ini sulit untuk dibendung," kata Fictor Roring setelah pertandingan. 

Indonesia ditelan Cina dengan skor 98-63 pada babak 16 besar cabang bola basket Asian Games 2018 di  Hall Basket Senayan, Jakarta, Senin (27/8/18).


Baca Juga :
- Ini 12 Negara yang Lolos ke Piala Asia Futsal U-20 2019 di Iran, Indonesia Masuk
- Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Piala Asia U-20 2019



Kekalahan ini memang sudah sesuai dengan prediksi. Arki Wisnu dan kawan-kawan kalah segalanya. Dari segi pengalaman, postur tubuh, maupun permainan. 
Want Zhelin, center Cina, dan power forward Abudurexiti terlalu tangguh bagi Adhi Pratama Dan Valentino Wuwungan. Padahal, Zhou Qi, center terbaik Cina yang bermain di NBA, banyak disimpan tenaganya oleh pelatih Cina.

Victor Roring mengakui bahwa Cina memang sulit untuk dikalahkan. Ia juga menjelaskan bahwa anak asuhnya sudah bermain sesuai dengan instruksinya.

"Sangat sulit [melawan Cina], terutama saat bertahan. Kita jaga area dalam mati-matian, tapi pemain-pemain Cina yang berada di area luar bisa hura-hura. Tembakan mereka bagus-bagus," ujar Victor.

Meski kalah, Victor tak kecewa dengan penampilan anak asuhnya. "Anak-anak sudah memberikan yang terbaik. Mereka tampak menikmati pertandingan."

Dalam pertandingan tersebut, Abudushalamu Abudureziti menjadi bintang kemenangan Cina. Tampil selama 23 menit 9 detik, ia mencatatkan double-double, 24 poin dan 10 rebound. Kemudian diikuti oleh Yanyuahang Ding dan Rui Zhao yang sama-sama koleksi 10 pooin.


Baca Juga :
- Timnas Futsal Indonesia U-20 Libas Malaysia
- Taklukkan Cina, Timnas Pelajar U-15 Indonesia ke Final IFC 2018


Sementara itu, poin terbanyak Indonesia dikemas oleh Jamarr Andre Johnson. Dia mengemas 20 poin dan 9 rebound. Arki Dikania Wisnu menambah 18 poin. 

"Kita kalah segalanya: kalah tinggi, pengalaman, permainan. Tembakan mereka bagus kita harus jaga dari bawah, tapi mereka selalu unggul rebound," ujar Wisnu.*Suryansyah

news
Penulis
Suryansyah