LIGA INTERNASIONAL
Gagal Datangkan Mbappe, Madrid Masih Kecewa
17 Agustus 2018 21:00 WIB
berita
Foto: Istimewa
MONACO - Wakil presiden klub AS Monaco, Vadim Vasilyev, mengatakan Real Madrid sampai saat ini masih merasa kecewa karena gagal mendatangkan pemain muda Timnas Prancis, Kylian Mbappe.

Pada bursa transfer musim panas tahun lalu, Madrid memang gagal mendapatkan jasa sang pemain karena Mbappe bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG) dengan status sebagai pemain pinjaman.

Namun, di musim panas tahun ini, Los Galacticos kembali mengincar tanda tangan penyerang muda berpotensi ini, namun sayang hati Mbappe lebih memilih PSG.


Baca Juga :
- Mbappe Rivalitas Griezmann? Ini Tanggapan Deschamps
- UEFA Peringatkan Klub Bermasalah, Kasus FFF Akan Dibuka Kembali



PSG mendatangkan Mbappe dari Monaco secara permanen dengan mahar sebesar 135 juta euro atau setara Rp 2,2 triliun. Dan kini, karena melihat target utamanya gagal didatangkan, presiden Real Madrid, Florentino Perez merasa sangat kecewa.

"Setiap saya bertemu dengan Florentino (Perez), dia selalu memberitahu saya bahwa dia merasa kecewa karena gagal mendatangkan Mbappe," tutur Vadim Vasilyev.


Baca Juga :
- Gelandang Argentina Ini Jadi Belanjaan Pertama Madrid di Bursa Januari 2019
- Iniesta: Neymar ke Madrid Tak Akan Menyakiti Saya, Kembali ke Barcelona? Tidak Mungkin!


"Dia sampai menyalahkan saya karena tidak melepasnya ke Madrid. Tapi, semua itu kan terserah pada pemainnya," tambahnya.

Pada bursa transfer musim panas tahun lalu, PSG meminjam Mbappe karena ingin bebas dari peraturan Financial Fair Play. PSG memang sejak dari awal ingin mempermanenkan Mbappe. ***

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah