LIGA EUROPA
Keajaiban Tak Datang 2 Kali, Marseille ke Final Liga Europa
04 Mei 2018 04:45 WIB
berita
Selebrasi penggawa Marseille usai memastikan lolos ke final Liga Europa. (Foto: UEFA.com)
SALZBURG – Keajaiban tak datang dua kali. Demikian adagium lawas yang juga berlaku dalam sepak bola.

Kemarin, publik harus puas menerima kegagalan AS Roma ke final Liga Champions 2017/18. Itu setelah pasukan Eusebio Di Francesco hanya menang 4-2 atas Liverpool di Stadion Olimpico.

Hasil tersebut membuat I Giallorossi tersingkir di semifinal. Sebab, pada leg pertama, Roma digulung Liverpool 2-5 hingga kalah agregat 6-7.


Baca Juga :
- Niko Kovac: Madrid Kuat Tanpa Ronaldo, tapi Tidak Akan Juara Champions
- Bisikan Ini yang Bikin Sturridge Kembali 100 Persen



Padahal, publik berharap Roma bisa membalikkan situasi seperti saat mengelinasi Barcelona di perempat final. Yaitu, ketika kalah 1-4 di Camp Nou dan pesta tiga gol tanpa balas di Olimpico.

Namun, keajaiban ternyata tak berlaku dua kali. Fakta itu juga terjadi di Red Bull Arena, Kamis (3/5) atau Jumat dini hari WIB.

Salzburg harus tersingkir dengan tragis di semifinal Liga Europa. Pada leg pertama, tim asal Austria ini menyerah 0-2 di markas Marseille (26/3).

Sepekan berselang, mereka sukses melakukan revans dengan gol sama. Pertandingan pun berlanjut dengan perpanjangan waktu.

Nah, di babak tambahan ini, Marseille sukses mencetak satu gol. Ironisnya, itu terjadi hanya empat menit jelang adu penalti akibat aksi Rolando memanfaatkasn assist Dimitri Payet.

Alhasil, Salzburg pun kalah agregat 2-3 dari raksasa Prancis tersebut. Marseille pun melaju ke final untuk menghadapi Atletico Madrid yang sebelumnya mengeliminasi Arsenal, agregat 2-1.


Baca Juga :
- Pelatih PSG Sebut Kekalahan Timnya Tidak Logis
- Terekam Mohamed Salah Banting Botol, Tak Senang Firmino Cetak Gol?


Final Liga Europa 2017/18 berlangsung di Park Olympique Lyonnais Stadium, pada 16 Mei mendatang. Sepanjang sejarahnya, Marseille belum pernah menjuarai turnamen ini.

Pencapaian terbaiknya mentok sebagai runner-up pada 1998/99 dan 2003/04 ketika masih bernama Piala UEFA. Yang menarik, Marseille malah sukses di Liga Champions dengan sekali jadi runner-up pada 1990/91 dan juara 1992/93.***

news
Penulis
Choirul Huda
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87