FORMULA 1
Red Bull Siapkan Pengganti Ricciardo
25 April 2018 23:33 WIB
berita
Foto: Sky Sport
BAKU - Aston Martin Red Bull Racing ternyata sudah mempersiapkan pengganti yang sepadan apabila Daniel Ricciardo memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dan hengkang. Red Bull saat ini sedang mengincar satu pembalap yang juga membalap di Formula 1 musim ini.

GP Azerbaijan akan digelar pada Minggu (29/4). Jelang balapan tersebut, Red Bull memperingatkan Daniel Ricciardo agar cepat menyelesaikan masalah kontrak yang sedang dihadapi oleh pembalap asal Australia itu.

Sebelum musim 2018 Formula 1 digelar, Ricciardo sempat mengatakan akan menganalisa tim mana yang bisa bersaing untuk memperebutkan gelar juara. Oleh sebab itu, sampai sekarang, Ricciardo belum juga memperpanjang kontraknya di Red Bull yang akan habis pada akhir musim ini.


Baca Juga :
- Jelang Balapan GP Monaco, Toto Wolff Sebut Ferrari dan Red Bull Jadi Favorit
- Hamilton Juara, Berikut Hasil Lengkap Formula 1 GP Spanyol



Karena situasi kontraknya itulah, kini sang pembalap asal Australia itu dikaitk-kaitkan dengan kepindahan ke Ferrari. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Ferrari kini tengah mencari suksesor Kimi Raikkonen.

Jika memang Ricciardo memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dan hengkang, Red Bull sudah memiliki opsi cadangan. Christian Horner, kepala tim Red Bull, mengatakan timnya sudah memiliki gambaran siapa yang akan mengisi kekosongan yang ditinggalkan Ricciardo jika sang pembalap memutuskan hengkang.

"Kami sudah memiliki gambaran siapa yang akan mengisi kekosongan jika nanti Daniel (Ricciardo) hengkang. Yang sudah pasti adalah Carlos Sainz Jr," tutur Horner.


Baca Juga :
- Alonso: Tidak Ada yang Bisa Bertahan dengan Kondisi Mobil Seperti Saya
- VIDEO: Highlight Formula 1 GP Azerbaijan

Saat ini Carlos Sainz Jr memang membalap untuk tim Renault, tapi dengan status pembalap pinjaman. Carlos Sainz masih memiliki kontrak bersama Red Bull. Sebelum dipinjamkan ke Renault, Carlos Sainz merupakan pembalap Toro Rosso, yang merupakan tim satelit Red Bull.

"Jika kami gagal merekrut Carlos Sainz, masih banyak pembalap yang berada di bawah program pengembangan pembalap muda kami yang siap naik kelas," ucap Horner. ***

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah