UMUM
Kemenpora Apresiasi Inisiatif FWD untuk Berdayakan Penyandang Disabilitas
19 April 2018 14:09 WIB
berita
Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Faisal Abdullah menandatangani kerja sama disaksikan Wakil Direktur Utama FWD Life Rudi Kamdani. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengapresiasi inisiatif PT FWD Life Indonesia. Perusahaan asuransi  jiwa berbasis digital di Indonesia, kemarin secara resmi meluncurkan kerjasama dengan Special Olympics Indonesia (SOIna) selama tiga tahun untuk menjalankan program pemberdayaan anak muda penyandang disabilitas intelektual di Indonesia.

Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dari program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility) yang diusung FWD Group di tujuh negara yakni Singapore, Hong Kong, Thailand, Indonesia, Filipina, Vietnam dan Jepang. Melalui kerjasama ini, FWD Life akan mensponsori dua program utama Special Olympcis yakni Unified Schools dan Athlete Leadership program di seluruh pasar FWD Life.

Setelah peluncuran kerjasama ini, FWD Life dan SOIna akan memulai kegiatan Roadshow Program Unified Schools dan Athlete Leadership di lima kota di Indonesia, dengan Bandung dan Semarang sebagai dua kota pertama untuk dikunjungi. Roadshow di Bandung dan Semarang akan diadakan pada Mei mendatang  berlokasi di kantor pemasaran FWD Life. Selama Roadshow di Bandung, FWD Life juga akan mengundang perwakilan dari Persib Bandung untuk berbagi mengenai bagaimana menjaga kebugaran, melakukan latihan olahraga, serta cara menjalani hidup sehat.


Baca Juga :
- Di Penyelenggaraan Ke-10, JKTC Maksimal Kembangkan Pesilat Muda
- Aksi Nyata di Negeri Jejama Secancanan Melalui Gala Desa



“Saat ini jumlah penyandang disabilitas intelektual di Indonesia sekitar 2,75 persen dari 280 juta penduduk atau setara 7,7 juta orang dan dengan jumlah tersebut diperlukan program yang berkelanjutan bagi mereka. Penyandang disabilitas intelektual ini menghadapi hambatan dalam penerimaan oleh masyarakat terutama untuk mendapatkan pendidikan, layanan kesehatan dan pekerjaan," kata Faisal dalam sambutannya.


Baca Juga :
- Petinggi Kota Banjar Berbaur dalam Sepeda Nusantara
- Mulyana: Doakan Semoga Dana Pelatnas Triathlon Cair Hari Ini


Sosok yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat SOIna ini berharap, sinergi pemerintah dan swasta seperti ini bisa berlanjut. Untuk Special Olympics Indonesia berada di bawah pengawasan Deputi III (Pembudayaan Olahraga) dan Deputi IV (Peningkatan Prestasi Olahraga).

"Karena itulah kami senang FWD Life berkomitmen untuk memberikan perhatian dan dukungan jangka panjang kepada para penyandang disabilitas intelektual. Program pemberdayaan yang dimiliki oleh SOIna merupakan penyaluran untuk tujuan yang lebih besar yakni guna membuka jalan bagi para atlet untuk hidup mandiri sesuai dengan potensi maksimal mereka setelah mereka berada di luar arena pertandingan.”***
 

news
Penulis
Choirul Huda
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87