TOP FOTO
2 Gelar MotM Antar Zidane ke Timnas U-16
27 Februari 2018 15:01 WIB
berita
Zidane Pramudya merayakan HUT ke-16 di Stadion Gagak. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)
PAGI itu, matahari di selatan ibu kota tampak malu-malu. Dari langit-langit Stadion Gagak Hitam, Batalyon Arhanud 10, Bintaro, Minggu (25/2), tampak mendung menggelayuti. Di tribune, tampak kerumunan masa.

Mereka membentuk lingkaran untuk mengelilingi sosok berkaus hitam. Ucapan selamat ulang tahun mengayun pun mengalun disertai salaman. Sosok tersebut tersenyum semringah.

Ya, 25 Februari jadi hari yang berkesan bagi Zidane Pramudya Afandi. Bek Candrabhaga ini genap merayakan HUT ke-16. Istimewanya, pada hari jadinya itu, Zidane diganjar Man of the Match (MotM).


Baca Juga :
- LTS Lolos ke 8 Besar Festival Football Plus
- Kompetisi Usia Muda Selesai, TopSkor Gelar Trofeo 2018



Itu berkat kontribusi positifnya terhadap kemenangan Candrabhaga atas Buperta pada pekan keempat Liga NIVEA MEN TopSkor (LNMT) U-16 2018 Divisi Utama Grup Skor. Apalagi, pengalungan medali MotM itu langsung dari pelatih tim nasional (timnas) Indonesia U-16, Fakhri Husaini.

“Suatu kehormatan bisa mendapatkan MotM ini dua kali. Sejujurnya, sama sekali tidak menyangka bisa kembali jadi pemain terbaik untuk Candrabhaga,” kata Zidane, semringah yang didampingi sang ayah.

Pernyataan dari remaja kelahiran 25 Februari 2002 ini menyiratkan kerendahan hati. Bagi Zidane, meraih MotM itu sangat istimewa.

Hanya, penggemar Xavi Hernandez ini menegaskan, tim yang utama. Itu diperlihatkan dengan penampilannya yang selalu memengaruhi Candrabhaga di Grup Skor LNMT.

“Saya senang banget kembali difoto lagi. Apalagi, kali ini bersama coach Fakhri yang bertepatan dengan hari jadi saya,” Zidane, mengungkapkan.

“Namun, yang utama bagi saya untuk kemenangan tim. Gelar pribadi tidak ada artinya bila tim gagal meraih hasil positif,” lanjut pengagum Barcelona tersebut.

Zidane jadi pemain ketiga di Divisi Utama LNMT ini yang meraih MotM hingga dua kali bersama Fatah Aji Pratama (Soccer One) dan Muhammad Supriyadi (Bina Taruna) yang sama-sama sudah dipanggil ke skuat Garuda Muda. Sebelumnya, pemilik nomor punggung 11 ini mendapatkannya saat Candrabhaga mengalahkan Benteng Muda 4-1 (11/2).

“Keinginan saya? Tentu ingin meraih juara LNMT 2018 bersama Candrabhaga. Setelah itu, sebagai pemain, tentu sudah pasti ingin masuk timnas. Bisa memperkuat Garuda Muda merupakan impian saya,” kata Zidane dengan berkaca-kaca sambil dirangkul sang ayah.

Faktanya, remaja berzodiak Aquarius ini memang sudah dua kali mendapat kesempatan seleksi bersama timnas U-16 yang difasilitasi Liga TopSkor. Hanya, sejauh itu belum tembus.

Namun, Zidane tidak patah arang. Baginya, yang terpenting berusaha, apakah masuk atau tidak itu jadi urusan sang tempo.

Adagium selalu mengukir, hasil tidak pernah mengkhianati proses. Itu yang dialami Zidane.

Sebab, usai pertandingan, remaja yang mengaku masih jomblo ini dipanggil Fakhri. Pelatih asal Lhokseumawe, Aceh, ini meminta Zidane untuk bersiap untuk mengikuti pemusatan latihan timnas U-16 di Stadion Atang Sutresna, Komplek Cijantung, Jakarta Timur, mulai Selasa (27/2).


Baca Juga :
- Orangtua Pemain Tanggapi Keinginan Fakhri Husaini
- Fakhri Husaini Masih Cari Pemain dari Liga TopSkor untuk Timnas

Lengkap sudah kebahagiaannya pada Minggu itu. Merayakan kemenangan Candrabhaga dengan meraih MotM kedua tepat dengan dikalungi Fakhri pada HUT ke-16.

“Semoga Zidane mampu menjawab tantangan coach Fakhri. Sebagai orangtua, kami sangat mendukung apa yang dilakukannya bersama Candrabhaga. Terima kasih untuk TopSkor yang telah memberi kesempatan di kompetisi ini,” tutur sang ayah yang selalu mendukung Zidane setiap bertanding di LNMT U-16 2018.***

news
Penulis
Choirul Huda
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87