TOP FOTO
Babek, Candrabhaga, dan PCM Lengkapi Peserta Divisi Utama
15 Januari 2018 22:57 WIB
berita
Gelandang PCM, Riski Dwinata memperlihatkan skill-nya di hadapan dua penggawa Candrabhaga. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)
JAKARTA – Berakhir sudah Play-off NIVEA MEN Liga TopSkor (NMLT) U-16 2018 yang berlangsung sejak 23 Desember lalu. Saat ini, terdapat tiga Sekolah Sepak Bola (SSB) yang mengerucut dari 20 peserta untuk meraih tiket ke Divisi Utama NMLT.

Kepastian itu didapat pada pekan pamungkas play-off di Lapangan Wing 1 Paskhas, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (13/1). Big Star Babek jadi SSB pertama yang menggenggam tiket ke Divisi Utama usai membungkam Astam 3-0 di semifinal.

Gelontoran tiga gol tanpa balas memperlihatkan dominasi skuat asuhan Syamsul Bachri sepanjang play-off ini. Bisa dipahami mengingat sejak fase grup, perempat final, dan semifinal, Babek melaju tanpa kesulitan.


Baca Juga :
- Kompetisi Usia Muda Selesai, TopSkor Gelar Trofeo 2018
- Orangtua Pemain Tanggapi Keinginan Fakhri Husaini



“Saya bersyukur, tim bisa lolos ke Divisi Utama NMLT U-16 2018. Apalagi, kami sempat kewalahan meladeni permainan Astam di babak pertama. Beruntung, usai turun minum, kami menerapkan instruksi coach untuk bermain tenang hingga berhasil memanfaatkan peluang,” tutur kiper Babek, Rendy Herfian, semringah.

Faktanya, gelontoran tiga gol Babek dibukukan usai jeda. Masing-masing, lewat Axel pada menit ke-45, A. Izzul (53), dan M. Ilham (59).

Satu jam berselang, Candrabhaga mendampingi Babek untuk lolos ke Divisi Utama. Itu setelah Muhammad Fajar dan kawan-kawan menggulung Putra Citra Muda (PCM) 2-0.

Sesuai regulasi, pemenang di semifinal berhak lolos langsung ke Divisi Utama. Sementara, tim yang kalah harus memperebutkan satu tiket tersisa yang melibatkan Astam dengan PCM.

Dalam laga penentuan ini, PCM berhasil meredam Astam 2-1. Sekaligus, mendampingi Babek dan Candrabhaga ke Divisi Utama yang dimulai pada 27 Januari mendatang dengan diikuti 20 SSB.

“Sebagai pelatih, saya bangga dengan kerja keras anak-anak hampir sebulan ini yang mampu mewujudkan impian. Berlaga di Divisi Utama NMLT U-16 2018 merupakan target kami sejak melakukan persiapan play-off pada awal Desember lalu,” arsitek PCM, Aep Arman, menambahkan.

Enggan Larut
Di sisi lain, asisten pelatih Astam, M. H. Mustafa, tidak bisa menyembunyikan kekecewaan. Sebab, dua kekalahan dalam sehari itu membuyarkan impian mereka untuk bersaing dengan 19 SSB lainnya di Divisi Utama NMLT U-16 2018.

Namun, Mustafa mengingatkan skuatnya untuk tidak larut dalam kesedihan. Tangan kanan nakhoda Astam, Dzulfikri Bashari ini menilai, kegagalan lolos ke Divisi Utama U-16 2018 jadi motivasi bagi timnya untuk menatap edisi berikutnya.

“Kami terkendala minimnya latihan dan jumlah pemain. Akibatnya, pada dua laga hari ini gagal memaksimalkan kesempatan untuk lolos,” Mustafa, menjelaskan. “Untuk Divisi 1, kami akan ikut sambil menunggu arahan pimpinan. Sebab, anak-anak butuh kompetisi untuk memaksimalkan potensinya.”

Divisi 1 dijadwalkan pada Februari mendatang dengan diikuti 14 SSB. Direktur Liga TopSkor Yusuf Kurniawan menjelaskan, peringkat satu hingga empat bakal promosi ke Divisi Utama edisi berikutnya.***
 

Hasil Pertandingan


Baca Juga :
- Fakhri Husaini Masih Cari Pemain dari Liga TopSkor untuk Timnas
- Highlight Liga NIVEA MEN TopSkor U-16 Final Cup: ASAD 313 Vs Bina Taruna

Semifinal
Astam 0-3 Babek (Axel 45, A. Izzul 53, M. Ilham 59)
PCM 0-2 Candrabhaga (Bagas W. 9, 14)

Kalah Vs Kalah
Astam 1-2 PCM (Fajar Hisyam 53; M. Ridho 24, 32)

news
Penulis
Choirul Huda
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87