LIGA 1
Setiap Tim Piala Presiden 2018 Boleh Daftarkan 6 Pemain Asing
13 Januari 2018 06:33 WIB
berita
JAKARTA - Pendaftaran pemain turnamen pramusim Piala Presiden 2018 tampaknya sengaja dilonggarkan. Selain tidak mencantum kewajiban klub mengikat pemain dengan surat kontrak, pendaftaran pemain asing juga lebih banyak.

Bila di kompetisi reguler, kuota pemain asing yang boleh didaftarkan hanya 3+1, di Piala Presiden 2018 boleh mendaftarkan sampai 6 pemain asing. Hal itu seperti diungkapkan Berlinton Siahaan, Ketua OC Piala Presiden 2018.

Dalam jumpa pers Piala Presiden 2018 di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat 12 Januari 2018 petang, Berlinton Siahaan mengungkapkan kelonggaran mendaftarkan pemain asing ini karena banyak tim yang masih melakukan seleksi. Sebelumnya panitia hanya membolehkan tiap tim mendaftarkan 4 pemain asing, dengan rincian 3+1 (3 non-Asia, 1 Asia).


Baca Juga :
- Piala Bergilir Presiden Jadi Seleksi Asian Games Wushu
- Untung Rp 9 Miliar, Panitia Piala Presiden 2018 Setor ke PSSI Rp 5 Miliar



Namun Berlinton Siahaan juga menegaskan kalau tidak semua pemain asing yang didaftarkan bisa diturunkan secara bersamaan. Bahkan nama yang masuk dalam line-up juga dibatasi.

"Setiap tim boleh mendaftarkan 6 pemain, tetapi hanya 3+1 yang masuk line-up," kata Berlinton Siahaan.

Sementara untuk pemain U-23 setiap tim wajib mendaftarkan 7 orang. Namun tidak ada kewajiban menurunkan para pemain muda dalam pertandingan yang berlangsung.


Baca Juga :
- Dirut GBK: Menonton Sepak Bola Tidak Seperti di Bioskop
- Panitia Piala Presiden 2018 Raup Keuntungan Rp 6 Miliar

Terkait kontrak pemain, setiap tim juga diperbolehkan tidak melampirkan surat kontrak. Itu karena masih banyak yang berstatus seleksi.

"Panitia menyadari kalau masih banyak tim menggelar seleksi pemain. Jadi tentu belum ada kontrak. Lagipula tidak mungkin klub hanya memberi kontrak dengan durasi 1 bulan," kata Risha Adiwijaya, Anggota OC Piala Presiden 2018.*Ari DP

news
Penulis
Ari DP
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.