LIGA TOPSKOR
Andalkan Serangan Balik
13 Januari 2018 05:09 WIB
berita
Chandrabhaga Widi AM (kanan) - TopSkor/Ady Sesotya
JAKARTA - Chandrabhaga akan menghadapi Putra Citra Muda (PCM) pada babak semifinal play-off Liga Nivea Men TopSkor (LMNT) U-16. Pertandingan ini akan berlangsung di lapangan Wing 1 Paskhas, Halim Perdanakusuma, pada Sabtu (13/1). Untuk kandaskan PCM, Chandranhaga andalkan serangan balik. 

Dalam empat sebelumnya, tim asuhan Tias Tono Taufiq ini tampil produktif berkat serangan balik mematikan. Pada pertandingan babak delapan besar, empat gol berhasil disarangkan, yang tiga di antaranya berawal dari serangan balik cepat. Strategi ini sepertinya akan dipraktekkan. 

Selama satu pekan terakhir, Tias pun terus mematangkan strategi permainan tim. Pola serangan serangan balik yang terbukti efektif, coba dikembangkan lebih tajam lagi, dengan kombinasi serangan lewat sayap. Tias berharap, usai pertandingan ini, satu tiket kompetisi LNMT U-16 2018 sudah digenggam. 


Baca Juga :
- Kebiasaan Pejuang, Habituasi Pemenang
- Stimulus agar Terus Berkembang



"Kami tidak akan merubah gaya permainan kami dengan mengandalkan kecepatan sayap yang kami miliki. Dengan demikian hal itu bisa memudahkan pemain kami dalam melakukan serangan balik cepat. Saya katakan pada pemain agar lebih dominan mengendalikan permainan, serta cepat mengambil keputusan," kata Tias. 

Jelang laga krusial ini, Tias menyentuh psikologis pemain. Pendekatan persuasif ia lakukan, untuk membangkitkan motivasu dan mental bertanding pemain. Meski sejauh ini tercatat sebagai tim dengan pertahanan paling kokoh, sikap terlalu percaya diri bisa jadi bumerang. 

"Saya rasa pemain akan bekerja sangat keras untuk meraih kemenangan. Tapi saya sudah mengingatkan kepada pemain agar tetap menjaga konsentrasi saat pertandingan berlangsung. Saya sangat yakin mereka bisa meraih satu tiket Liga Nivea Men TopSkor U-16 2018," Tias menambahkan.

Mengenai kekuatan lawan, Tias mengaku sudah melakukan analisis dengan cermat. Menurutnya, PCM merupakan salah satu tim dengan gaya menyerang paling ampuh. "Semua lini yang dimiliki lawan hampir merata kemampuannya. Gelandang mereka juga bagus dan cepat dalam memotong aliran bola," ucap Tias. 

PMC Tak Gentar
Sementara itu, pelatih PCM Aep Arman, menyebut tim asuhannya dalam kondisi siap tempur. Produktivitas Candrabhaga dengan lesakkan 18 gol dalam empat laga, dan hanya kebobolan satu kali, tak membuat tim asuhannya gentar. Sebaliknya, statistik ini jadi motivasi untuk disudahi. 

Sama seperti Tias, Aep juga sudah mempelajari gaya main lawan termasuk pemain-pemain kunci yang perlu diwaspadai. Agar satu tiket bisa diraih tanpa melakukan satu pertandingan lagi, dua gelandang PMC ia beri tugas ganda. Tak hanya itu, pemain ia isntruksikan berani melakukan tendangan dari luar kotak penalti.

"Pada latihan terakhir, saya mempersiapkan tim ini untuk mematangkan bola-bola mati. Karena saya tahu lawan yang akan kami hadapi punya pontensi dan kolektivitas. Tetapi saya yakin anak-anak bisa meredam agresivitas lawan. Pemain harus fokus dan konsentrasi sepanjang pertandingan," ujar Aep.* CR6

 

Performa Chandrabhaga
Main: 4
Menang: 4
Seri: -
Kalah: -
Memasukan: 18
Kemasukan: 1


Baca Juga :
- Rotasi untuk Keseimbangan Tim
- Maksimalkan Jam Terbang

Performa Putra Cita Muda
Main: 4
Menang: 4
Seri: -
Kalah: -
Memasukan: 14
Kemasukan: 3


 

n
Penulis
nana sumarna